Pemkot Bogor Cari Pemodal untuk Wujudkan Transportasi Massal Trem
Selasa, 18 Mei 2021 - 06:29 WIB
loading...
A
A
A
“Apakah ganti untung, ganti rugi atau sewa. Tetapi urusan tersebut tetap harus menempuh mekanisme appraisal dan studi kelayakan untuk memutuskan, jadi atau tidaknya,” bebernya. Baca: KAI Daop 1 Hanya Operasikan 7 KA Jarak Jauh Selama Periode Larangan Mudik
Kendati demikian, Pemkot Bogor tak mau terburu-buru memutuskan, mengingat masih ada beberapa opsi lokasi penempatan Depo Trem. “Sedang dikaji beberapa tempat. Bisa di stasiun, bisa juga di lahan Jasa Marga sepanjang Tol Jagorawi. Ya, kita cari dulu yang layak. Kami masih lakukan penjajakan dengan berbagai pihak, termasuk Jasa Marga,” tuntasnya.
Sementara itu, DPRD Kota Bogor mendesak Pemkot Bogor untuk lebih mematangkan kembali soal kajian rencana strategi (renstra) transportasi di Kota Bogor. Salah satunya, terkait dengan rencana pembangunan moda transportasi berbasis rel atau trem.
Ketua DPRD Kota Bogor, Atang Trisnanto menyatakan, siap duduk bersama kembali bersama Pemkot Bogor untuk mengkaji kembali renstra penataan transportasi di kota hujan. Apalagi, kata dia, saat ini pemerintah pusat telah menyetujui revisi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Bogor.
“Apakah perlu ada perubahan dan penataan,” ujar Atang. Atang mengatakan, ketika revisi tersebut sudah disahkan kedepan tinggal menyusun rencana disain tataruang yang bisa disinkronisasi dengan Raperda tentang Penyelenggaraan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. “Ketika clear baru kita jalankan,” kata Atang.
Kendati demikian, Pemkot Bogor tak mau terburu-buru memutuskan, mengingat masih ada beberapa opsi lokasi penempatan Depo Trem. “Sedang dikaji beberapa tempat. Bisa di stasiun, bisa juga di lahan Jasa Marga sepanjang Tol Jagorawi. Ya, kita cari dulu yang layak. Kami masih lakukan penjajakan dengan berbagai pihak, termasuk Jasa Marga,” tuntasnya.
Sementara itu, DPRD Kota Bogor mendesak Pemkot Bogor untuk lebih mematangkan kembali soal kajian rencana strategi (renstra) transportasi di Kota Bogor. Salah satunya, terkait dengan rencana pembangunan moda transportasi berbasis rel atau trem.
Ketua DPRD Kota Bogor, Atang Trisnanto menyatakan, siap duduk bersama kembali bersama Pemkot Bogor untuk mengkaji kembali renstra penataan transportasi di kota hujan. Apalagi, kata dia, saat ini pemerintah pusat telah menyetujui revisi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Bogor.
“Apakah perlu ada perubahan dan penataan,” ujar Atang. Atang mengatakan, ketika revisi tersebut sudah disahkan kedepan tinggal menyusun rencana disain tataruang yang bisa disinkronisasi dengan Raperda tentang Penyelenggaraan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. “Ketika clear baru kita jalankan,” kata Atang.
Lihat Juga :