Perhatian! Berita ini memuat konten dewasa.
Apakah anda sudah berusia 17 tahun atau lebih?

Rapid Test Antigen Digelar di Sejumlah Objek Wisata, Tak Ditemukan Kasus Positif

loading...
Rapid Test Antigen Digelar di Sejumlah Objek Wisata, Tak Ditemukan Kasus Positif
Pelaksanaan rapid test antigen yang dilakukan kepada wisatawan secara acak di sejumlah tempat wisata yang ada di Lembang, KBB, usai dibuka pascalibur Lebaran. Foto/Dok.Disparbud
BANDUNG BARAT - Selama pembukaan tempat wisata di Kabupaten Bandung Barat (KBB) pascalibur Lebaran, tidak ada ditemukan kasus positif COVID-19.

Hal itu dipastikan setelah pihak Disparbud, Dinkes, dan pengelola melakukan rapid test antigen secara acak kepada wisatawan yang datang berkunjung.

"Kita bersyukur, karena selama dilakukan rapid test antigen di tempat wisata selama dua hari berturut-turut tidak ada wisatawan yang reaktif," kata Kepala Bidang Pariwisata, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, KBB, David Oot, Senin (17/5/2021).

Usai dibuka kembali setelah ditutup sejak tanggal 7-14 Mei 2021, rapid test antigen ke wisatawan digelar di objek wisata Farmhouse dan Cikole, Lembang.



Selain itu rapid test antigen juga dilakukan di beberapa pos penyekatan seperti di Padalarang dan Grafika Cikole.

David mengaku, cukup lega dengan tidak adanya wisatawan yang reaktif COVID-19. Itu mencirikan jika wisatawan yang datang dalam kondisi sehat dan sudah sadar akan protokol kesehatan.

Selain itu, pengelola wisata juga sudah menerapkan sistem sterilisasi dari sejak pintu masuk hingga kembali pulang.

"Kemarin rapid test antigen di lakukan di Grafika Cikole dan Farmhouse secara sampel. Untuk yang di Farmhouse kebetulan saya monitor langsung, ada 51 rapid test antigent yang terpakai dari 100 yang disiapkan," terangnya.

Menurutnya dari hasil monitoring yang dilakukan pihaknya ke sejumlah tempat wisata, tidak tampak adanya penumpukan wisatawan.
halaman ke-1
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top