Bertemu PGRI dan MKKS, Gubernur Khofifah: Vaksinasi Guru Tuntas Akhir Juni 2021
Senin, 17 Mei 2021 - 11:28 WIB
loading...
Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa saat menerima perwakilan PGRI dan Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA, SMK dan SLB Se-Jatim di Gedung Negara Grahadi Surabaya. Foto/SINDOnews/Lukman Hakim
A
A
A
SURABAYA - Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 Menteri yang ditandatangani oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Agama, Menteri Kesehatan, dan Menteri Dalam Negeri pada tanggal 30 Maret 2021, salah satunya mengatur tentang pelaksanaan pembelajaran di masa pandemi COVID-19 .
Baca juga: WHO Minta Hentikan Pemberian Vaksin ke Anak-Anak dan Remaja
Di Jatim, kegiatan pembelajaran tatap muka di masa pandemi COVID-19 , direncanakan akan dimulai pada tahun pelajaran baru 2021/2022 sekitar awal Juli 2021. Pembelajaran tatap muka secara terbatas dapat dilakukan mulai dari jenjang PAUD, pendidikan dasar, pendidikan menengah, hingga perguruan tinggi.
Belajar tatap muka terbatas bakal dimulai setelah guru dan tenaga pendidikan disuntik vaksin COVID-19 . Guna memastikan pembelajaran tatap muka berjalan dengan aman, Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa mengharapkan segala sesuatunya dipersiapkan. Mulai dari vaksinasi pada guru SMA, SMK, dan SLB harus selesai 100%, protokol kesehatan dijalankan dengan ketat, serta jam belajar dan jumlah persentase siswa yang mengikuti pembelajaran tatap muka.
Baca juga: WHO Minta Hentikan Pemberian Vaksin ke Anak-Anak dan Remaja
Di Jatim, kegiatan pembelajaran tatap muka di masa pandemi COVID-19 , direncanakan akan dimulai pada tahun pelajaran baru 2021/2022 sekitar awal Juli 2021. Pembelajaran tatap muka secara terbatas dapat dilakukan mulai dari jenjang PAUD, pendidikan dasar, pendidikan menengah, hingga perguruan tinggi.
Belajar tatap muka terbatas bakal dimulai setelah guru dan tenaga pendidikan disuntik vaksin COVID-19 . Guna memastikan pembelajaran tatap muka berjalan dengan aman, Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa mengharapkan segala sesuatunya dipersiapkan. Mulai dari vaksinasi pada guru SMA, SMK, dan SLB harus selesai 100%, protokol kesehatan dijalankan dengan ketat, serta jam belajar dan jumlah persentase siswa yang mengikuti pembelajaran tatap muka.
Lihat Juga :