Risma Terapkan Kampung Tangguh, Kapolda Jatim Copot Kapolsek

Jum'at, 22 Mei 2020 - 22:35 WIB
loading...
Risma Terapkan Kampung...
Risma Bentuk Kampung Tangguh, Kapolda Jatim Copot Kapolsek . Foto/SINDOnews/Dok
A A A
SURABAYA - Kapolda Jawa Timur (Jatim) Irjen Pol Muhammad Fadil Imran mencopot seorang kapolsek yang tertidur saat rapat koordinasi pembentukan Kampung Tangguh bersama Wali Kota Surabaya guna penanganan persebaran COVID-19 di Gedung Sawunggaling Pemkot Surabaya, Jumat (22/5/2020) siang.

Kapolda jatim secara tegas meminta seluruh kapolsek untuk serius dalam penanganan kasus COVID-19. (Baca juga: Terapkan Kampung Tangguh di Surabaya, Pemprov Jatim Gandeng TNI-Polri https://jatim.sindonews.com/read/30970/704/terapkan-kampung-tangguh-di-surabaya-pemprov-jatim-gandeng-tni-polri-1589547934 )

Sementara Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menyatakan pembentukan Kampung Tangguh ini berfungsi untuk mengetahui secara cepat permasalahan terkait COVID-19 di kampung-kampung yang ada di Surabaya dengan memaksimalkan peran berbagai elemen.

Kapolda Jatim Irjen Pol Muhammad Fadil Imran tampak geram dengan sikap seorang oknum kapolsek yang tak serius mengikuti rapat koordinasi penanganan COVID-19 Surabaya. Padahal saat ini Surabaya mengalami penambahan kasus positif COVID-19 baru sebanyak 311 orang .

“Masih positif ada pada angka 502 pada tanggal 21 kemarin dari gugus pusat. Sementara ada 311 ada di Surabaya. Mengapa naik? Enggak apa apa, kita nggak usah kecil hati ini tantangan kita. Hei kapolsek kamu jangan tidur, kapolsek eh kamu keluar saja. Karo SDM ganti kapolsek mana itu, saya minta serius ya saya minta kapolsek jangan main-main. Kamu menghadap Kabid Propam sekarang ya jelas. Ini jadi tantangan buat kita supaya kita serius,” kata Kapolda.

Bersama dengan Pangdam V Brawijaya, Rakor pembentukan Kampung Tangguh yang diikuti seluruh kapolsek, danramil dan camat di seluruh Surabaya ini bertujuan untuk mengetahui secara cepat, permasalahan dampak COVID-19 di kampung-kampung yang ada di Surabaya. Mulai dari warga yang belum mendapatkan bantuan pemerintah hingga warga yang memiliki gejala COVID-19 agar segera tertangani.

Dalam Program Kampung Tangguh ini seluruh elemen wajib bergerak secara sinergi mulai dari Babinsa, Babinkamtibmas , lurah serta RT-RW untuk melaporkan temuan permasalahan COVID-19 yang ada.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Rekomendasi
Cegah Penyelundupan,...
Cegah Penyelundupan, Barantin dan Bea Cukai Siapkan Pengawasan Bersama
Kuasa Hukum Richard...
Kuasa Hukum Richard Lee Sebut Surat Kuasa Pelapor Cacat Hukum
Ditransfer Ruben Onsu...
Ditransfer Ruben Onsu Rp75 Juta, Sarwendah Dikabarkan Protes
Berita Terkini
Peringati Hari Anak...
Peringati Hari Anak Nasional 2026, 25 Unit Mobil Pintar Sebar Akses Pendidikan Inklusif dari Sabang sampai Merauke
Keberhasilan HUT Papua...
Keberhasilan HUT Papua Tengah Gerakkan UMKM, Talius Tabuni Minta Jadi Acuan Program Daerah
Karhutla Dominasi Bencana...
Karhutla Dominasi Bencana Alam pada Pekan Ini, BNPB: Dampak Musim Kemarau
Minta Libatkan Masyarakat...
Minta Libatkan Masyarakat Adat, MPSI: PSN Wanam Harus Jamin Pendidikan Anak Papua
Gejolak PPP Banten,...
Gejolak PPP Banten, dari Gugatan ke Pengadilan hingga Saling Somasi
Kemenhut Bangun Rumah...
Kemenhut Bangun Rumah untuk Warga Terdampak Bencana Aceh Tamiang
Infografis
7 Kapolda Jebolan Akpol...
7 Kapolda Jebolan Akpol 1994, Ada Mantan Direktur KPK
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved