Lawan COVID-19, Wakaf Salman Bagi-bagi Masker di Pos Penyekatan Mudik Lebaran
Sabtu, 15 Mei 2021 - 01:25 WIB
loading...
A
A
A
"Saat itu, kami sepakat untuk melakukan penanganan dan percepatan dalam menuntaskan COVID-19, agar semuanya kembali pulih. Oleh karena itu, Wakaf Salman mengambil peran untuk men-support pengadaan alat pelindung diri, alat protokol kesehatan, dan penanganan bencana," ungkap Ryan di Bandung, Jumat (14/5/2021).
Selama dua kali bulan suci Ramadhan, sedikitnya 50.000 masker telah dibagikan melalui gerakan #SalingJaga. Sebanyak 20.000 masker di antaranya disalurkan ke masjid-masjid, seperti Masjid Salman ITB, Masjid Salman Rasidi, Masjid Lautze, Masjid Saifudaullah, dan masjid lainnya.
"Masker #SalingJaga membawa semangat untuk keluar dari pandemi dan harapan agar semua orang bisa beraktivitas seperti sedia kala. Bersalaman, mudik tanpa larangan, bercengkrama dengan sanak saudara tanpa rasa khawatir tertular virus," imbuhnya.
Ryan menerangkan, pihaknya melibatkan 55 pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dalam memproduksi masker yang dibagikan itu. Tidak hanya pelaku UMKM di Bandung, melainkan juga hingga Garut.
Selain masker, lanjut Ryan, lebih dari 147.000 orang menjadi penerima manfaat dari berbagai program Wakaf Salman lainnya selama pandemi COVID-19 dan bulan suci Ramadhan, seperti program pemberian gadget bagi guru dan siswa, pembinaan 1.000 UMKM, penyediaan mesin filtrasi air siap minum, perisai untuk ojol, paket protokol kesehatan COVID-19, Sedekah Berkah Ramadhan, dan program Semua Bisa Bantu Jabar Lawan Corona.
"Masker #SalingJaga juga merupakan bagian dari program pemberdayaan UMKM binaan Wakaf Salman karena para pelaku UMKM-lah yang memproduksi masker tersebut," imbuh Ryan.
Meski bulan suci Ramadhan telah berlalu, tambah Ryan, kerja sama untuk melawan COVID-19, termasuk upaya pemulihan ekonomi akan terus berlanjut, mulai lewat program Siaga Bencana, Saling Jaga, hingga Donasi Kesehatan Terpadu untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.
Selama dua kali bulan suci Ramadhan, sedikitnya 50.000 masker telah dibagikan melalui gerakan #SalingJaga. Sebanyak 20.000 masker di antaranya disalurkan ke masjid-masjid, seperti Masjid Salman ITB, Masjid Salman Rasidi, Masjid Lautze, Masjid Saifudaullah, dan masjid lainnya.
"Masker #SalingJaga membawa semangat untuk keluar dari pandemi dan harapan agar semua orang bisa beraktivitas seperti sedia kala. Bersalaman, mudik tanpa larangan, bercengkrama dengan sanak saudara tanpa rasa khawatir tertular virus," imbuhnya.
Ryan menerangkan, pihaknya melibatkan 55 pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dalam memproduksi masker yang dibagikan itu. Tidak hanya pelaku UMKM di Bandung, melainkan juga hingga Garut.
Selain masker, lanjut Ryan, lebih dari 147.000 orang menjadi penerima manfaat dari berbagai program Wakaf Salman lainnya selama pandemi COVID-19 dan bulan suci Ramadhan, seperti program pemberian gadget bagi guru dan siswa, pembinaan 1.000 UMKM, penyediaan mesin filtrasi air siap minum, perisai untuk ojol, paket protokol kesehatan COVID-19, Sedekah Berkah Ramadhan, dan program Semua Bisa Bantu Jabar Lawan Corona.
"Masker #SalingJaga juga merupakan bagian dari program pemberdayaan UMKM binaan Wakaf Salman karena para pelaku UMKM-lah yang memproduksi masker tersebut," imbuh Ryan.
Meski bulan suci Ramadhan telah berlalu, tambah Ryan, kerja sama untuk melawan COVID-19, termasuk upaya pemulihan ekonomi akan terus berlanjut, mulai lewat program Siaga Bencana, Saling Jaga, hingga Donasi Kesehatan Terpadu untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.
Lihat Juga :