Kasus Positif Covid-19 di Jakarta Tambah 785, Ini Kata Dinkes DKI
Kamis, 13 Mei 2021 - 21:14 WIB
loading...
A
A
A
"Adapun rinciannya, yaitu untuk tenaga kesehatan, vaksinasi dosis 1 telah dilakukan kepada 129.295 orang (115,1%) dan vaksinasi dosis 2 mencakup 113.947 orang (101,5%), dengan target vaksinasi sebanyak 112.301 orang," bebernya.
Sedangkan, diketahui pada kelompok lansia, vaksinasi dosis 1 telah dilakukan kepada 584.003 orang (64,1%) dan vaksinasi dosis 2 mencakup 500.318 orang (54,9%), dengan target vaksinasi sebanyak 911.631 orang. Pada kelompok pelayan publik, vaksinasi dosis 1 telah dilakukan kepada 1.474.854 orang (74,6%) dan vaksinasi dosis 2 mencakup 855.317 orang (43,4%), dengan target vaksinasi sebanyak 1.976.757 orang.
Pemprov DKI Jakarta masih terus berupaya mengendalikan pandemi Covid-19. Seiring dengan menerapkan 3T (tracing, testing, dan treatment), vaksinasi Covid-19 juga digalakkan pada sejumlah kelompok prioritas. Kendati demikian, masih dibutuhkan peran serta masyarakat untuk tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan.
Mengingat, vaksinasi Covid-19 saat ini hanya mengurangi dampak keterpaparan, masih terdapat kemungkinan tertular dan menularkan virus tersebut jika abaikan protokol kesehatan dalam aktivitas harian. Hal ini terlihat dari kasus positif yang masih fluktuatif dan kini mengalami kenaikan.
"Butuh kerja bersama untuk memutus rantai penularan ini," pungkasnya.
Sedangkan, diketahui pada kelompok lansia, vaksinasi dosis 1 telah dilakukan kepada 584.003 orang (64,1%) dan vaksinasi dosis 2 mencakup 500.318 orang (54,9%), dengan target vaksinasi sebanyak 911.631 orang. Pada kelompok pelayan publik, vaksinasi dosis 1 telah dilakukan kepada 1.474.854 orang (74,6%) dan vaksinasi dosis 2 mencakup 855.317 orang (43,4%), dengan target vaksinasi sebanyak 1.976.757 orang.
Pemprov DKI Jakarta masih terus berupaya mengendalikan pandemi Covid-19. Seiring dengan menerapkan 3T (tracing, testing, dan treatment), vaksinasi Covid-19 juga digalakkan pada sejumlah kelompok prioritas. Kendati demikian, masih dibutuhkan peran serta masyarakat untuk tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan.
Mengingat, vaksinasi Covid-19 saat ini hanya mengurangi dampak keterpaparan, masih terdapat kemungkinan tertular dan menularkan virus tersebut jika abaikan protokol kesehatan dalam aktivitas harian. Hal ini terlihat dari kasus positif yang masih fluktuatif dan kini mengalami kenaikan.
"Butuh kerja bersama untuk memutus rantai penularan ini," pungkasnya.
(mhd)
Lihat Juga :