Salat Ied di Tenda At Tabayyun, Warga Kompleks TVM Ucapkan Terima Kasih ke Anies
Kamis, 13 Mei 2021 - 16:44 WIB
loading...
A
A
A
Khotib menjelaskan esensi berpuasa untuk menahan diri, tidak terbatas hanya sekadar tidak makan dan minum, tapi terutama menahan diri dari godaan hawa nafsu. Umat Islam yang lulus dari ujian itu barulah dapat disebut sebagai Insan Muttaqien derajat tertinggi manusia di hadapan Allah SWT.
Khotib mengutip pernyataan Nabi Besar Muhammad SAW pada masa perang badar yang dimenangkan oleh Umat Islam. Perang itu dicatat dalam sejarah sebagai kemenangan gemilang Islam melawan Kafir Quraish. Pasukan Nabi hanya 300 orang bertempur dengan kekuatan lawan yang jumlah sepuluh kali lipat.
Kata Nabi: " Perang ini belumlah seberapa. Perang besar itu adalah perang melawan hawa nafsu diri sendiri," seperti dikutip H Ending. Baca juga: Salat Ied di Rutan Bareskrim Polri, Habib Rizieq Belum Dijenguk Keluarga
Meski di tengah kekhusyuan ibadah, warga Kompleks Taman Villa Meruya ini juga dirundung permasalahan tempat tinggalnya dengan pengembang yang tidak memenuhi kewajibannya. Pengembang TVM pertama PT PSP (Putera Surya Perkasa) hingga berganti Kartunindo, dan berganti lagi dengan pengembang yang terbaru, tidak ada yang melaksanakan kewajibannya membangung masjid di kompleks.
“Sampai pun lahan untuk rumah ibadah dan fasos dan fasumnya diserahkan kembali kepada Pemprov DKI. Akhirnya warga Muslim di kompleks TVM berinisiasi membangun masjid secara swadaya,” kata Ketua Panitia Pembangunan Masjid At Tabayyun, Marah Sakti Siregar.
Khotib mengutip pernyataan Nabi Besar Muhammad SAW pada masa perang badar yang dimenangkan oleh Umat Islam. Perang itu dicatat dalam sejarah sebagai kemenangan gemilang Islam melawan Kafir Quraish. Pasukan Nabi hanya 300 orang bertempur dengan kekuatan lawan yang jumlah sepuluh kali lipat.
Kata Nabi: " Perang ini belumlah seberapa. Perang besar itu adalah perang melawan hawa nafsu diri sendiri," seperti dikutip H Ending. Baca juga: Salat Ied di Rutan Bareskrim Polri, Habib Rizieq Belum Dijenguk Keluarga
Meski di tengah kekhusyuan ibadah, warga Kompleks Taman Villa Meruya ini juga dirundung permasalahan tempat tinggalnya dengan pengembang yang tidak memenuhi kewajibannya. Pengembang TVM pertama PT PSP (Putera Surya Perkasa) hingga berganti Kartunindo, dan berganti lagi dengan pengembang yang terbaru, tidak ada yang melaksanakan kewajibannya membangung masjid di kompleks.
“Sampai pun lahan untuk rumah ibadah dan fasos dan fasumnya diserahkan kembali kepada Pemprov DKI. Akhirnya warga Muslim di kompleks TVM berinisiasi membangun masjid secara swadaya,” kata Ketua Panitia Pembangunan Masjid At Tabayyun, Marah Sakti Siregar.
Lihat Juga :