Buruh Pabrik Terpaksa Pulang Jalan Kaki Akibat Macet di Perbatasan Bekasi-Karawang

Rabu, 12 Mei 2021 - 01:34 WIB
loading...
Buruh Pabrik Terpaksa...
Penyekatan pelarangan mudik Lebaran 2021, berdampak munculnya kemacetan panjang di daerah Bekasi-Karawang. Akibatnya buruh pabrik terpaksa pulang jalan kaki. Foto/MPI
A A A
JAKARTA - Penyekatan pelarangan mudik Lebaran 2021, berdampak pada munculnya kemacetan panjang di daerah Perbatasan Bekasi-Karawang. Akibatnya para buruh pabrik yang bekerja di sepanjang jalan tersebut, terpaksa pulang jalan kaki.

Baca juga: Ribuan Pemotor Nekat Mudik Tertahan Penyekatan Petugas, Jalur Pantura Macet 5 Km

Para buruh memilih berjalan kaki karena bus yang membawanya terkena imbas kemacetan adanya penyekatan Larangan Mudik Lebaran 2021. Selain buruh yang akan berangkat kerja, para buruh yang hendak kembali pulang ke rumah juga terlihat berjalan kaki. Karena angkutan kendaraan yang membawanya pulang juga terjebak macet.

Baca juga: Truk Tronton Tabrak Separator Transjakarta di Slipi, Arus Lalin Macet

Kemacetan panjang inipun membuat para buruh mengeluh, Mala (28) mengatakan dirinya harus rela berjalan kaki sekitar belasan kilo meter untuk mencapai rumahnya di Karawang Kota.

"Rumah Karawang Kota, ini sudah tiga hari tiap pulang kerja macet begini. Makanya jalan, nanti disambung pakai angkutan umum atau dijemput keluarga," tutur dia, Selasa (11/5/2021).

Baca juga: Polisi Bebaskan Pemudik Lewat di GT Cikarang Barat-GT Cikupa, Alasannya Bikin Macet Parah

Hal serupa juga di rasakan Andi (33). Menurutnya, banyak teman termasuk dirinya beberapa hari terlambat masuk kerja karena kemacetan yang terjadi di titik penyekatan tersebut.

"Ini sama teman teman kami mau kerja masuk malam, kondisinya macet engga jalan-jalan. Jadi lebih baik kita jalan aja, dari pada jadi terlambat," tuturnya.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menikmati Akhir Pekan...
Menikmati Akhir Pekan Romantis di Karawang, dari Ofuro Hingga Kuliner Khas Jepang
Buntut Tabrakan Kereta...
Buntut Tabrakan Kereta di Bekasi, Izin Taksi Green SM Terancam Dicabut
Danantara Bakal Evaluasi...
Danantara Bakal Evaluasi Manajemen KAI Buntut Tabrakan KRL dan Argo Bromo
Rekomendasi
Mengapa Kunang-Kunang...
Mengapa Kunang-Kunang Semakin Sulit Ditemukan? Pakar IPB Ungkap Penyebabnya
Starmer Didesak Mundur...
Starmer Didesak Mundur dari Jabatan Perdana Menteri Inggris
QS WUR 2027: UI Kembali...
QS WUR 2027: UI Kembali Jadi Universitas Terbaik di Indonesia, Bertahan di Top 200 Dunia
Berita Terkini
BPDP Dorong UMKM Perkebunan...
BPDP Dorong UMKM Perkebunan Naik Kelas lewat Inovasi Produk
Jelang Hari Bhayangkara,...
Jelang Hari Bhayangkara, Kapolri Ziarah ke Makam Gus Dur
Sambut 5 Abad Jakarta,...
Sambut 5 Abad Jakarta, Pramono Anung Siapkan 500 Ondel-ondel Karya Desainer Top
Warga Rawa Buaya Bersyukur...
Warga Rawa Buaya Bersyukur Terima Bantuan Kursi Roda dari Dina Masyusin dan Dinsos
Kisah Cinta Sutan Sjahrir...
Kisah Cinta Sutan Sjahrir dan Maria Mieske, Dipisahkan Penjara hingga Politik Kolonial Belanda
Almamater Lima Soroti...
Almamater Lima Soroti Dugaan Penyusutan Lahan Taman Potret Tangerang
Infografis
Sejumlah Pabrik di China...
Sejumlah Pabrik di China Mulai Stop Produksi Akibat Tarif AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved