WNA China Masuk Indonesia, Anggota DPR Ini Pertanyakan Sikap Pemerintah
Selasa, 11 Mei 2021 - 06:29 WIB
loading...
Anggota Komisi IX DPR RI Netty Prasetiyani Heryawan. Foto/MPI/Adi Haryanto
A
A
A
BANDUNG BARAT - Anggota Komisi IX DPR RI Netty Prasetiyani Heryawan mempertanyakan kebijakan masuknya ratusan tenaga kerja warga negara asing (WNA) asal China ke Indonesia dalam beberapa hari terakhir.
Pasalnya saat ini kondisi di dalam negeri sedang berperang dengan pandemi COVID-19. Bahkan tradisi mudik yang setiap lebaran dilakukan, terpaksa dilarang dengan dalih untuk menekan penyebaran COVID-19 akibat mobilitas warga. Baca juga: Tokoh Muhammadiyah Sindir Kedatangan WNA China, Netizen Terpingkal-pingkal
"Saya mempertanyakan sikap politik dan kebijakan pemerintah. Kalau memang beritikad baik menekan penyebaran COVID-19 sebaiknya tidak membuat kebijakan yang aneh, termasuk memasukkan tenaga kerja dari luar negeri," ucapnya di Padalarang, Senin (10/5/2021)
Mestinya warga asing dari berbagai negara ditahan dulu masuk ke Indonesia. Terlebih dari negara asal COVID-19 muncul atau dari negara-negara yang angka kasusnya masih tinggi. Yang lebih tidak adil lagi adalah, masyarakat di Indonesia kini justru dilarang untuk pergi kemana-mana termasuk mudik.
"Ya seperti tidak adilnya di situ. Sekarang kan masyarakat lagi sensitif, ketika melihat ketidakdilan, warga luar bisa masuk sedangkan mereka tidak boleh mudik, ironia juga. Jangan sampai ini jadi bola liar," sambungnya.Baca juga: Ratusan WNA China asal Guangzhou yang Tiba di Indonesia Bekerja Sebagai TKA di Morowali
Pasalnya saat ini kondisi di dalam negeri sedang berperang dengan pandemi COVID-19. Bahkan tradisi mudik yang setiap lebaran dilakukan, terpaksa dilarang dengan dalih untuk menekan penyebaran COVID-19 akibat mobilitas warga. Baca juga: Tokoh Muhammadiyah Sindir Kedatangan WNA China, Netizen Terpingkal-pingkal
"Saya mempertanyakan sikap politik dan kebijakan pemerintah. Kalau memang beritikad baik menekan penyebaran COVID-19 sebaiknya tidak membuat kebijakan yang aneh, termasuk memasukkan tenaga kerja dari luar negeri," ucapnya di Padalarang, Senin (10/5/2021)
Mestinya warga asing dari berbagai negara ditahan dulu masuk ke Indonesia. Terlebih dari negara asal COVID-19 muncul atau dari negara-negara yang angka kasusnya masih tinggi. Yang lebih tidak adil lagi adalah, masyarakat di Indonesia kini justru dilarang untuk pergi kemana-mana termasuk mudik.
"Ya seperti tidak adilnya di situ. Sekarang kan masyarakat lagi sensitif, ketika melihat ketidakdilan, warga luar bisa masuk sedangkan mereka tidak boleh mudik, ironia juga. Jangan sampai ini jadi bola liar," sambungnya.Baca juga: Ratusan WNA China asal Guangzhou yang Tiba di Indonesia Bekerja Sebagai TKA di Morowali
Lihat Juga :