4 Mobil Travel Angkut Pemudik Tertangkap di Pos PSBB Malang Raya
Jum'at, 22 Mei 2020 - 19:28 WIB
loading...
Pos pengawasan di perbatasan Kota Malang, dengan Kabupaten Malang, dioperasikan untuk mendukung pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar. Foto/Dok.SINDOnews/Yuswantoro
A
A
A
MALANG - Pada H-2 hari raya Idul Fitri, jumlah pemudik mulai meningkat dengan berbagai cara masuk wilayah Malang Raya. Sebanyak 4 mobil travel ilegal mengangkut pemudik dari Pulau bali, tertangkap di pos check point pencegahan COVID-19, pembatasan sosial skala besar (PSBB) Malang Raya.
Para penumpang diminta turun dan dicek kesehatan serta diberikan blanko teguran. Sementara pengemudi travel ditilang dan 4 mobil travel disita. (Baca juga: Nekat Mudik Saat PSBB Malang Raya, Polisi Sita Mobil Travel )
Mobil minibus ber-nopol bali tertangkap tangan Jumat siang di pos check point Raya Balearjosari, Kota Malang. Mobil tersebut beroperasi sebagai travel gelap, mengangkut para pemudik asal Pulau Bali, yang hendak pulang ke beberapa kecamatan di Kabupaten Malang.
Travel gelap ini mengangkut para perantau di Pulau Bali yang hendak pulang ke Malang.
Petugas langsung meminta para penumpang turun dari travel dan dilakukan pemeriksaan Kesehatan, pendataan, diberikan blanko teguran PSBB. Mereka yang sudah dinyatakan sehat diminta kembali dengan dijemput keluarganya di Malang.
Para penumpang diminta turun dan dicek kesehatan serta diberikan blanko teguran. Sementara pengemudi travel ditilang dan 4 mobil travel disita. (Baca juga: Nekat Mudik Saat PSBB Malang Raya, Polisi Sita Mobil Travel )
Mobil minibus ber-nopol bali tertangkap tangan Jumat siang di pos check point Raya Balearjosari, Kota Malang. Mobil tersebut beroperasi sebagai travel gelap, mengangkut para pemudik asal Pulau Bali, yang hendak pulang ke beberapa kecamatan di Kabupaten Malang.
Travel gelap ini mengangkut para perantau di Pulau Bali yang hendak pulang ke Malang.
Petugas langsung meminta para penumpang turun dari travel dan dilakukan pemeriksaan Kesehatan, pendataan, diberikan blanko teguran PSBB. Mereka yang sudah dinyatakan sehat diminta kembali dengan dijemput keluarganya di Malang.
Lihat Juga :