Perhatian! Berita ini memuat konten dewasa.
Apakah anda sudah berusia 17 tahun atau lebih?

Wanita Berhijab Ini Diamankan Polisi Diduga Pemalsu Swab/ PCR Calon Penumpang Kapal Tujuan Singapura

loading...
Wanita Berhijab Ini Diamankan Polisi Diduga Pemalsu Swab/ PCR Calon Penumpang Kapal Tujuan Singapura
D saat dimintai keterangan oleh petugas Polsek Kawasan Pelabuhan Batam. Foto: SINDONews/Dicky Sigit Rakasiwi
BATAM - Polsek Kawasan Pelabuhan Batam mengamankan D, pelaku yang mengurus semua dokumen keberangkatan Pekerja Migran Indonesia (PMI) ke Negara Singapura untuk bekerja.

D diketahui selain mengurus semua dokumen PMI, juga memalsukan hasil Swab/PCR para PMI yang hendak diberangkatkan ke Singapura.

“PadaMinggu, tanggal 9 Mei 2020 sekira pukul 08.30 WIB, Anggota Pos Pol Pelabuhan Bripka Ikhwan mendapat informasi dari Pihak Karantina Kesehatan Pelabuhan, bahwa telah ditemukan diduga pemalsuan Surat hasil Swab/PCR milik penumpang/PPI dengan hasil negatif yang tertera dikeluarkan oleh RS Awal Bross akan berangkat ke Negara Singapura," kata Kapolsek Kawasan Pelabuhan Batam, AKP Budi Hartono, Minggu (9/5/21).

Baca juga: Jadi Titik Pemulangan PMI, Mendagri Tito Sidak Kesiapan Pelabuhan Batam Center



Dia menjelaskan, penumpang ini rencananya berangkat dengan menggunakan Kapal Majestik Liberty. Namun pada saat berada di ruang tunggu keberangkatan pelabuhan Internasional Batam Center, pihak Pos Pol yang berkoordinasi dengan Karantina dan pihak Karantina juga berkoordinasi dengan RS Awal Bross untuk konfirmasi surat hasil Swab/PCR tersebut.

"Dari Keterangan pihak RS Awal Bross bahwa penumpang tersebut melakukan pengambilan sampel Swab/PCR di RS Awal Bross dengan hasil positif yakni 3 orang wanita yaitu TW, LR dan KS," katanya.

Baca juga: 2 TKI Lolos Penerbangan Singapura-Juanda, Dicek di Blitar Ternyata Positif COVID-19

Selanjutnya anggota Pos Pol melakukan wawancara dengan penumpang tersebut untuk menanyakan yang memberikan surat hasil Swab/PCR tersebut didapat dari D. Dimana penumpang tersebut diminta menghubungi D untuk datang ke Pelabuhan Internasional Batam Center.

“Selanjutnya sekira pukul 10.25 WIB, D tiba di Pelabuhan dan langsung diamankan oleh anggota Pos Polisi Pelabuhan," ungkap kapolsek.

Setelah itu diserahkan kepada unit Reskrim Polsek KKP untuk dilakukan proses pendalaman penyelidikan lebih dalam lagi. Terhadap 3 orang wanita calon PMI ini, saat ini di bawa ke RSKI Galang untuk ditangani sesuai SOP penanganan COVID-19, karena arsip hasil dari pada Swab PCR yg aslinya di Awal Bros adalah Positif.



Baca juga: Ruko Tak Kunjung Buka, Ternyata Karyawan Barbershop Gantung Diri

“Sementara D selaku pengurus mereka bertiga di Batam, saat ini akan kita cek antigen di RS Bhayangkara agar mengetahui apakah wanita ini terkonfirmasi juga atau tidak karena dia yang mengurusinya," kata Budi.

Dia menjelaskan, saat ini pihaknya akan mengembangkan lagi lebih dalam siapa-siapa oknum yang terlibat, sudah berapa lama, berapa dibayarnya 1 surat, siapa yang buat surat palsu tersebut dan lain sebagainya.

“Akan kita dalami karena khusus untuk 3 orang calon penumpang tadi kita karantina dulu 5 hari di RSKI Galang, di Swab lagi. Kalau dinyatakan negatif baru akan kami periksa untuk diambil keterangannya dan rencananya akan kami pindahkan juga ke RS Bhayangkara agar lebih ketat pengawasannya," pungkas dia.
(nic)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top