Raung Knalpot Bus dan Pekik Kernet Hilang Dari Terminal Bus Terbesar di Indonesia
Minggu, 09 Mei 2021 - 12:38 WIB
loading...
A
A
A
Kepala Sub Unit Terminal Purabaya, Imam Hidayat menuturkan, untuk bisa masuk dan naik bus dilakukan pengetatan. Petugas di terminal mengecek surat keterangan dari perusahaan sampai hasil rapid tes antigen.
Sementara itu, bus AKDP tetap diizinkan beroperasi di masa larangan mudik, dengan adanya stiker izin beroperasi yang yang dikeluarkan petugas penyekatan sebagai tanda boleh beroperasi. Baca juga: Warga Palembang Ngotot Gelar Salat Idul Fitri, Pengurus Masjid Agung Tak Bisa Menolak
Diperbolehkannya bus AKDP beroperasi , baru diputuskan setelah adanya koordinasi dengan Dinas Perhubungan Jatim. "Nggak kosong busnya, tapi harus sudah dapat stiker, baru beroperasi," ungkapnya.
Meskipun beroperasi, lanjutnya, bus AKDP hanya diperuntukkan bagi penumpang non-mudik. Selain itu, penumpang non-mudik juga tetap melalui proses skrining untuk bisa melakukan perjalanan menggunakan bus. Semua itu dilakukan guna memutus mata rantai penularan COVID-19.
Sementara itu, bus AKDP tetap diizinkan beroperasi di masa larangan mudik, dengan adanya stiker izin beroperasi yang yang dikeluarkan petugas penyekatan sebagai tanda boleh beroperasi. Baca juga: Warga Palembang Ngotot Gelar Salat Idul Fitri, Pengurus Masjid Agung Tak Bisa Menolak
Diperbolehkannya bus AKDP beroperasi , baru diputuskan setelah adanya koordinasi dengan Dinas Perhubungan Jatim. "Nggak kosong busnya, tapi harus sudah dapat stiker, baru beroperasi," ungkapnya.
Meskipun beroperasi, lanjutnya, bus AKDP hanya diperuntukkan bagi penumpang non-mudik. Selain itu, penumpang non-mudik juga tetap melalui proses skrining untuk bisa melakukan perjalanan menggunakan bus. Semua itu dilakukan guna memutus mata rantai penularan COVID-19.
(eyt)
Lihat Juga :