Bandel Saat PSBB, Wali Kota Malang Tutup Paksa Pertokoan

Jum'at, 22 Mei 2020 - 14:39 WIB
loading...
Bandel Saat PSBB, Wali...
Wali Kota Malang, Sutiaji, bersama Kapolresta Malang Kota, Kombes Leonardus Simarmata, dan Dandim 0833 Kota Malang, Letkol Inf. Tommy Anderson, menertibkan pertokoan yang masih beroperasi. Foto/Dok. Humas Pemkot Malang
A A A
MALANG - Masih adanya pemilik toko yang membandel dan membuka tempat usahanya saat pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Malang Raya, membuat gerah Wali Kota Malang, Sutiaji.

(Baca juga: 4 Hari PSBB, Pasien Positif COVID-19 Kota Malang Bertambah )

Bersama dengan Kapolresta Malang Kota, Kombes Leonardus Simarmata, dan Dandim 0833 Kota Malang, Letkol Inf. Tommy Anderson, Sutiaji langsung mengambil langkah tegas meminta para pemilik usaha di kawasan Pasar Besar Malang (PBM) untuk menghentikan kegiatan usahanya.

Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Malang tersebut, turun langsung menertibkan pertokoan di sepanjang Jalan SW. Pranoto, dan Jalan KH. Agus Salim, Jumat (22/5/2020).

Tim gabungan menyisir sepanjang jalan yang dikenal sebagai kawasan Pecinan Kota Malang tersebut. Tidak sekadar mengeluarkan imbauan, petugas gabungan juga langsung menutup tempat usaha.

"Kita tidak boleh main-main dengan bahaya penyebaran virus Corona. Hingga Jumat (22/5/2020), pasien positif sudah berjumlah 30 orang. Dan yang cukup memprihatinkan, hari ini satu pasien positif COVID-19 meninggal dunia. Jadi ayo kita semua mengikhlaskan diri tidak bergerombol di keramaian, kita di rumah saja," tegas Sutiaji.

Leonardus Simarmata menegaskan, setiap kerumunan memiliki potensi besar menjadi tempat penularan COVID-19. Makanya, selain yang berjualan kebutuhan pokok dan obat-obatan harus menutup usahanya sementara waktu selama pelaksanaan PSBB.

"Semua jenis kegiatan perniagaan di luar yang berjualan kebutuhan pokok dan obat-obatan, kami minta untuk menutup usahanya. Kawasan Pecinan ini menjadi perhatian kita, karena merupakan pusat perdagangan, dan pusat keramaian," tegasnya.

Sementara itu, Tommy Anderson menyampaikan pesan kepada masyarakat, agar menahan diri tidak keluar rumah, karena penularan COVID-19 sangat berbahaya. "Jangan biarkan dokter dan tenaga kesehatan berjuang sendiri, hanya karena kita egois tetap saja beraktivitas dalam kerumunan dan tidak menggunakan masker," tegasnya.
(eyt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hadiri IDC, Ridwan Kamil...
Hadiri IDC, Ridwan Kamil Sebut Pandemi Covid-19 Percepat Disrupsi Digital
Jus Pala, Inovasi Bisnis...
Jus Pala, Inovasi Bisnis UMKM saat Pandemi Covid-19 yang Kini Kian Berkembang
Awas! Ada Peningkatan...
Awas! Ada Peningkatan Kasus Aktif Covid-19 di Gunungkidul
Vaksin Covid-19 Penguat...
Vaksin Covid-19 Penguat di Kepri Tinggal Tersisa 10 Ribu Dosis
Di Hadapan Ribuan Babinsa,...
Di Hadapan Ribuan Babinsa, Menhan Prabowo Puji Cara Presiden Jokowi Tangani Pandemi Covid-19
Nihil Kasus Aktif Covid-19,...
Nihil Kasus Aktif Covid-19, Kepri Belum Berstatus Endemi
Covid-19 di Asia Naik,...
Covid-19 di Asia Naik, Mantan Komandan Satgas RS Wisma Atlet Imbau Masyarakat Waspada
Alumni Relawan RSDC...
Alumni Relawan RSDC Wisma Atlet Hadiri Reuni dan Halalbihalal di Markas Marinir
Mitigasi Inklusif Kolaboratif...
Mitigasi Inklusif Kolaboratif Organisasi Jadi Model Ideal Hadapi Bencana Non Alam Pandemi
Rekomendasi
UKT dan Uang Pangkal...
UKT dan Uang Pangkal Jalur Mandiri Vokasi Undip 2026, Tes Online dari Rumah
UBM Luncurkan AI Tutor...
UBM Luncurkan AI Tutor Terintegrasi dengan Kurikulum OBE Pertama di Indonesia
Terima Audiensi DPRD...
Terima Audiensi DPRD Malaka, BNPP Bahas Peluang Pengembangan Kawasan Perdagangan Bebas
Berita Terkini
Polisi Tutup Sementara...
Polisi Tutup Sementara Jalan Sudirman Imbas Demo Mahasiswa di Bundaran HI
Aliansi UNJ Melawan...
Aliansi UNJ Melawan Gelar Aksi dan Long March
Bersitegang dengan Aparat,...
Bersitegang dengan Aparat, Massa BEM UI Tertahan di Semanggi saat Menuju Bundaran HI
Menuju Tata Kelola Pesisir...
Menuju Tata Kelola Pesisir Terintegrasi, Pemerintah Dorong Mangrove sebagai Solusi Berbasis Alam
Kasus Bocah 6 Tahun...
Kasus Bocah 6 Tahun Dibully dan Disetrum ke Tiang Listrik hingga Koma, Cuma 1 Pelaku Ditahan Polisi
Polda Metro Jaya Kawal...
Polda Metro Jaya Kawal Demo Mahasiswa di Jakarta, Aparat Tak Bawa Senpi
Infografis
Iran Paksa AS Terima...
Iran Paksa AS Terima Kekalahan setelah 40 Hari Berperang, Ini 10 Poin Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved