Bupati Yaumil Dorong Pembentukan BNNK Pasangkayu
Kamis, 06 Mei 2021 - 10:01 WIB
loading...
Bupati Yaumil Ambo Djiwa menyerahkan dokumen pembentukan BNNK Pasangkayu kepada Kepala BNN Sulbar Brigjend Pol Sumirat Dwiyanto, Rabu (5/5/2021).
A
A
A
PASANGKAYU - Guna mendorong pembentukan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Pasangkayu, Bupati Yaumil Ambo Djiwa menyerahkan dokumen pembentukan yang diterima langsung Kepala BNN Provinsi Sulawesi Barat Brigjend Pol Sumirat Dwiyanto, di Ruang Kerja Bupati, Rabu (5/5/2021).
Bupati Yaumil mengungkapkan bahwa sebagai kepala daerah dirinya merespons positif pembentukan BNNK, bahkan siap memfasilitasi lokasi pembangunan BNNK dan penyediaan sumber daya manusia serta kelengkapan dokumen lainnya.
“Untuk pembentukan BNNK, saya akan siap memfasilitasi termasuk penyiapan SDM, lahan dan melengkapi dokumen untuk mempercepat pembentukan BNNK Pasangkayu," katanya.
Menurut Yaumil, masalah narkoba harus ditangani dengan baik, jika tidak maka akan menjadi salah satu penyebab hancurnya masa depan generasi muda kita. "Pemerintah Kabupaten Pasangkayu berharap BNNK segera terbentuk. Ini menyusul tingkat peredaran narkoba dan minuman keras dinilai sudah berada pada angka yang sangat mengkhawatirkan, apalagi daerah ini merupakan daerah perbatasan," ujarnya.
Baca juga: Bupati Pasangkayu Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Siamasei 2021
Bupati Yaumil mengungkapkan bahwa sebagai kepala daerah dirinya merespons positif pembentukan BNNK, bahkan siap memfasilitasi lokasi pembangunan BNNK dan penyediaan sumber daya manusia serta kelengkapan dokumen lainnya.
“Untuk pembentukan BNNK, saya akan siap memfasilitasi termasuk penyiapan SDM, lahan dan melengkapi dokumen untuk mempercepat pembentukan BNNK Pasangkayu," katanya.
Menurut Yaumil, masalah narkoba harus ditangani dengan baik, jika tidak maka akan menjadi salah satu penyebab hancurnya masa depan generasi muda kita. "Pemerintah Kabupaten Pasangkayu berharap BNNK segera terbentuk. Ini menyusul tingkat peredaran narkoba dan minuman keras dinilai sudah berada pada angka yang sangat mengkhawatirkan, apalagi daerah ini merupakan daerah perbatasan," ujarnya.
Baca juga: Bupati Pasangkayu Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Siamasei 2021
Lihat Juga :