4.327 Personel Jaga 42 Pos Penyekatan di Provinsi Sulsel
Rabu, 05 Mei 2021 - 15:30 WIB
loading...
A
A
A
Dia berharap masyarakat bisa mengerti kondisi pengamanan ekstra serta larangan mudik tersebut, sebab menurutnya itu langkah bijak pemerintah untuk menekan laju penyebaran virus. "Kita dapat mencegah adanya kluster mudik," jelas Merdisyam.
Di sisi lain, lulusan Akademi Kepolisian tahun 1991 itu mengingatkan masyarakat untuk tetap mawas diri terhadap tindakan kejahatan selama masa mudik. Menurut Merdisyam, kecenderungan pelaku kejahatan memanfaatkan situasi.
"Tren kejahatan menjelang lebaran ini terjadi kenaikan, karena kenapa ada terdesak dengan kebutuhan ekonomi. Kita melakukan antisipasi dengan melakukan patroli bersama, gabungan dan juga pengamanan di titik-titik tertentu yang sudah kami analisa," tukasnya.
Baca Juga: Larangan Mudik, Polres Bekasi Buka 7 Posko Penyekatan Pemudik
Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman mengaku peran serta masyarakat dalam menekan laju virus, utamanya kemunculan varian virus baru di India sangat diharapkan. "Itu yang ganas, virus B1617 itulah yang meledak di India, sekarang terdeteksi pergerakannya di Jakarta," jelasnya.
Dia bilang upaya pengetatan dalam bagian operasi ketupat selama dua pekan kedepannya jadi kunci antisipasi. "Karena kita tidak mau terjadi (virus varian baru masuk) di Sulawesi Selatan, termasuk di Indonesia pada umumnya, beberapa negara juga menunjukan grafik kenaikan cepat adalah B1617 itu," ujar Sudirman.
Di sisi lain, lulusan Akademi Kepolisian tahun 1991 itu mengingatkan masyarakat untuk tetap mawas diri terhadap tindakan kejahatan selama masa mudik. Menurut Merdisyam, kecenderungan pelaku kejahatan memanfaatkan situasi.
"Tren kejahatan menjelang lebaran ini terjadi kenaikan, karena kenapa ada terdesak dengan kebutuhan ekonomi. Kita melakukan antisipasi dengan melakukan patroli bersama, gabungan dan juga pengamanan di titik-titik tertentu yang sudah kami analisa," tukasnya.
Baca Juga: Larangan Mudik, Polres Bekasi Buka 7 Posko Penyekatan Pemudik
Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman mengaku peran serta masyarakat dalam menekan laju virus, utamanya kemunculan varian virus baru di India sangat diharapkan. "Itu yang ganas, virus B1617 itulah yang meledak di India, sekarang terdeteksi pergerakannya di Jakarta," jelasnya.
Dia bilang upaya pengetatan dalam bagian operasi ketupat selama dua pekan kedepannya jadi kunci antisipasi. "Karena kita tidak mau terjadi (virus varian baru masuk) di Sulawesi Selatan, termasuk di Indonesia pada umumnya, beberapa negara juga menunjukan grafik kenaikan cepat adalah B1617 itu," ujar Sudirman.
(agn)
Lihat Juga :