Harga Homoditi Pangan saat Idul Fitri Kerap Naik, FKP3 Minta KPK Kaji Kembali RIPH dan SPI
Senin, 03 Mei 2021 - 23:50 WIB
loading...
A
A
A
Menurut Aminullah, ketika pemberlakuan relaksasi, berdasarkan data Pusat Informasi Harga Produk Pangan Strategis (PIHPS), harga bawang putih kembali berangsur turun sejak April 2020. Bahkan di beberapa daerah harga turun sampai Rp 20.000 per kg bahkan di tingkat importir hanya Rp7.500 per kg.
Pada saat itu bawang putih memberikan kontribusi signifikan penurunan inflasi di sektor pangan. "Jadi, selama ini terbukti yang menjadi akar masalahnya adalah regulasi itu sendiri. Tidak ada RIPH dan SPI harga normal, diberlakukan RIPH dan SPI, harga malah naik," tegas Aminullah.
Untuk saat ini, jelas Aminullah, harga bawang putih diperkirakan mulai naik. Harga sampai pelabuhan Indonesia di angka USD 830 per ton. Jika dihitung modalnya Rp830 × Rp14.600 (kurs dolar) + Rp1200 per kg (custom clearance dan truk sampai gudang distributor) jadi jatuhnya Rp13.318.000 per ton. Baca juga: Tanam Bawang di Food Estate Humbahas Gagal, Komisi IV DPR Bakal Cek Lapangan
"Jadi harga Per kg Rp13.318. Namun harga ditingkat importir hari ini Rp18.000. Dengan demikian margin importir Rp 4682 per kg. Keuntungan yang luar biasa di tengah sulitnya iklim berusaha sekarang. Kalau distributor protes margin terlalu tebal pasti jawabannya ada biaya tanam, dan lain-lain," tutupnya.
Pada saat itu bawang putih memberikan kontribusi signifikan penurunan inflasi di sektor pangan. "Jadi, selama ini terbukti yang menjadi akar masalahnya adalah regulasi itu sendiri. Tidak ada RIPH dan SPI harga normal, diberlakukan RIPH dan SPI, harga malah naik," tegas Aminullah.
Untuk saat ini, jelas Aminullah, harga bawang putih diperkirakan mulai naik. Harga sampai pelabuhan Indonesia di angka USD 830 per ton. Jika dihitung modalnya Rp830 × Rp14.600 (kurs dolar) + Rp1200 per kg (custom clearance dan truk sampai gudang distributor) jadi jatuhnya Rp13.318.000 per ton. Baca juga: Tanam Bawang di Food Estate Humbahas Gagal, Komisi IV DPR Bakal Cek Lapangan
"Jadi harga Per kg Rp13.318. Namun harga ditingkat importir hari ini Rp18.000. Dengan demikian margin importir Rp 4682 per kg. Keuntungan yang luar biasa di tengah sulitnya iklim berusaha sekarang. Kalau distributor protes margin terlalu tebal pasti jawabannya ada biaya tanam, dan lain-lain," tutupnya.
(don)
Lihat Juga :