Atasi Kelebihan Kapasitas, Menko Polhukam Dorong Pembangunan Lapas Terintegrasi

loading...
Atasi Kelebihan Kapasitas, Menko Polhukam Dorong Pembangunan Lapas Terintegrasi
Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD berkunjung ke Lapas Kelas IIB Pasuruan. Foto/SINDOnews/Lukman Hakim
SURABAYA - Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD berkunjung ke Lapas Kelas IIB Pasuruan, Minggu (2/5/2021). Pria asli Madura itu melihat kondisi lapas dan pembinaan warga binaan pemasyarakatan (WBP).

Baca juga: Paket Misterius Berisi Sabu Nyangkut di Pagar Lapas Kediri

Dia mendorong pembangunan lapas baru yang terintegrasi dengan pusat rehabilitasi pecandu narkotika dan pondok pesantren yang akan jadi pilot project nasional. Dalam kunjungannya, Mahfud MD didampingi Dirjen Pemasyarakatan Reynhad Silitonga, Kakanwil Kumham Jatim, Krismono, dan Wali Kota Pasuruan, Saifullah Yusuf.



Rombongan mengitari seluruh sudut lapas . Diawali dengan menyambangi Blok D2 dan D3 yang juga dimanfaatkan sebagai Ponpes Daarut Taubah. Dia sempat berhenti melihat kegiatan para santri yang tengah istighosah. Mahfud tampak khidmat menyaksikan WBP merapalkan kalimat suci.



Baca juga: Kecewa Larangan Mudik, Warga Pulau Sumatera Memilih Pulang Kampung Lebih Awal

Kakanwil Kumham Jatim, Krismono menjelaskan, bahwa santri tersebut adalah program unggulan Lapas Pasuruan . Setiap angkatan berjumlah 100 orang. Dengan kurikulum selama enam bulan. Jika lulus, akan diwisuda. "Sudah ribuan alumni dari ponpes Lapas Pasuruan ini," ujar Krismono.

Setelah itu, kunjungan dilanjutkan ke bengkel kerja . Mahfud menyaksikan proses penjahitan sarung, merangkai sorban, hingga turut serta dalam proses akhir di meja Quality Control (QC). Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi itu tampak teliti memeriksa satu persatu hasil kerja WBP. Dia melihat satu persatu jahitan sarung yang sudah dikerjakan oleh WBP tersebut dengan cermat.

Baca juga: Nelayan dan Penambang Bentrok di Teluk Kelabat Belinyu, Polisi Tunggu Laporan

Mahfud mengatakan, kunjungannya kali untuk melihat sejauh mana pengelolaan lapas di Pasuruan. Dia melihat cukup berhasil apa yang sudah dilaksanakan oleh lapas . Namun, lanjut Mahfud, kondisi sekarang masih perlu ditingkatkan lagi untuk mengoptimalkan fungsi pembinaan.



Salah satunya dengan membangun lapas baru yang lebih luas dan representatif. Dia mendukung penuh rencana Pemkot Pasuruan dan Kanwil Kumham Jatim untuk membangun lapas terintegrasi dengan tempat rehabilitasi pecandu narkotika dan pondok pesantren.

Baca juga: 145 Toko Dipalak Lurah untuk THR, Wali Kota Gibran Sigap Mengembalikan

Dia berharap proses pembangunan lapas yang baru dapat segera terlaksana. Sehingga salah satu permasalahan klasik di lapas yaitu overcrowded dapat segera diatasi. "Doakan lancar sehingga tahun ini sudah bisa dimulai," harapnya.
(eyt)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top