Ketua Kadin Kota Pekalongan Masuk Daftar Penerima Bansos
Jum'at, 22 Mei 2020 - 09:39 WIB
loading...
A
A
A
Nanggola Madjid yang tinggal kompleks perumahan mewah ini mengaku tak tahu kapan pendataan dilakukan, sehingga bisa salah sasaran seperti ini. "Kami harapkan agar pemerintah benar-benar bisa menyaring data sehingga tidak salah sasaran," ujarnya.
Wali kota Pekalongan Saelany Mahfudz mengakui masih banyak data yang salah sasaran dan ganda atau dobel penerima. "Kami akui data banyak yang salah, semua data dari pusat sehingga kami harus menyaring lagi. Untuk yang salah sasaran yaitu orang mampu mendapat dana, kami minta untuk legowo dan bisa dialihkan ke yang lain," kata Saelany Mahfudz.
Sementara itu, pembagian dana Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada ribuan warga Kota Pekalongan hingga kini masih terus berlangsung. Sayangnya masih banyak warga yang berkerumun di sejumlah lokasi penyaluran bansos tersebut. Meski sudah ada peringatan agar jaga jarak dan memakai masker, banyak yang tanpa mengindahkan protokol COVID-19.
Wali kota Pekalongan Saelany Mahfudz mengakui masih banyak data yang salah sasaran dan ganda atau dobel penerima. "Kami akui data banyak yang salah, semua data dari pusat sehingga kami harus menyaring lagi. Untuk yang salah sasaran yaitu orang mampu mendapat dana, kami minta untuk legowo dan bisa dialihkan ke yang lain," kata Saelany Mahfudz.
Sementara itu, pembagian dana Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada ribuan warga Kota Pekalongan hingga kini masih terus berlangsung. Sayangnya masih banyak warga yang berkerumun di sejumlah lokasi penyaluran bansos tersebut. Meski sudah ada peringatan agar jaga jarak dan memakai masker, banyak yang tanpa mengindahkan protokol COVID-19.
(abd)
Lihat Juga :