Dokter Gigi Amalia Rahmaniar, Sosok yang Peduli Kesehatan Gigi Mulut Santri

Sabtu, 01 Mei 2021 - 22:43 WIB
loading...
Dokter Gigi Amalia Rahmaniar,...
Dokter Gigi Amalia Rahmaniar, Sosok yang Peduli Kesehatan Gigi Mulut Santri. Foto/Ist
A A A
BANJARNEGARA - Biasanya, kalau sakit gigi baru sibuk cari dokter gigi yang terdekat, untuk konsultasi, pemeriksaan, maupun tindakan, seperti cabut gigi dan lainnya. Masyarakat yang mencari dokter gigi.

Tetapi, di Banjarnegara ada sosok dokter gigi yang justru mendatangi kelompok masyarakat untuk melakukan pemeriksaan. Tanpa ada pungutan biaya. Iya, gratis. Termasuk pada bulan suci Ramadhan ini.

Kepeduliannya terhadap santri pondok pesantren di Banjarnegara patut diacungi jempol. Nama lengkap dokter gigi tersebut adalah Amalia Rahmaniar Indrati, akrab disapa dokter gigi Amel.

Masih muda usianya, namun kebiasaan mendatangi santri menjadi nilai positif tersendiri. Sehari hari praktek di RSI Banjarnegara.

Dokter kelahiran 1994 ini sudah sejak 2019 rutin melakukan kunjungan ke pondok pesantren, tak langsung memeriksa, bersama timnya drg Selpa, dan drg Dwi Krisnowati, serta perswat gigi ia mengawalinya dengan memberikan penyuluhan, kedatangan berikutnya baru memeriksa atau screening kesehatan gigi mulut santri satu persatu.

Dari beberapa pondok pesantren yang didatangi, salah satunya adalah Pondok Pesantren Tanbihul Ghofilin Mantrianom Bawang Banjarnegara, yang diasuh KH M Chamzah (Gus Hamzah)

"Dengan melakukan pemeriksaan gigi di Ponpes Tanbighul Ghofilin, kami ingin meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut kepada santri dan santriwati," kata Amel lulusan Fakultas Kedokteran Gigi Jember Jawa Timur ini, Sabtu (1/5/2021)

Alasan memilih santri santriwati pondok pesantren bagi dokter murah senyum ini karena dirinya ingin para santri dan satriwati tidak ketinggalan dengan siswa di lembaga pendidikan negeri, khususnya dalam hal kesadaran menjaga kebersihan gigi dan mulut.

"Dengan adanya pemeriksaan gigi dan mulut di ponpes, para santri dan santriwati akan lebih rajin dan pintar dalam merawat giginya. Pengecekan ini tentunya dapat bermanfaat bagi mereka. Mereka akan lebih mengerti bahwa gigi yang dirawat dengan baik, akan membuat mereka lebih percaya diri," tambah dokter kelahiran Banjarnegara.

Untuk diketahui, RS Islam Banjarnegara ini sudah melakukan kerjasama dengan sejumlah pondok pesantren di Banjarnegara, tidak menutup kemungkinan, semua pondok pesantren akan disambangi oleh tim kesehatan gigi ini.

Saat di pondok pesantren tidak melakukan tindakan cabut gigi. Karena peralatan praktek dokter gigi ada di rumah sakit, maka yang dilakukan lebih ke arah screening. Hasilnya, banyak santri yang membutuhkan perawatan gigi lebih ekstra.

"Kami juga menyarankan untuk mereka dapat segera melakukan tindakan perawatan secara intensif, sesegera mungkin, karena dari hasil yang kami dapat hampir 90% santri dan santriwati mengalami masalah gigi, seperti gigi berlubang, gigi yang sisa tunggaknya, dan karang gigi," sebutnya.

Ada kebahagiaan tersendiri, saat berada di pesantren bagi dirinya, terlebih santri antusias berdiskusi.

Baca juga: Yogyakarta Gempar! Bayi Perempuan Dibuang Hidup hidup di Rombong PKL

Membuncah, saat banyak anggota diskusi menanyakan bagaiamana proses menjadi dokter gigi, bagaimana kuliahnya, sekolahnya harus seperti apa, dan sebagainya.

Baca juga: Jumlah Kasus COVID-19 Klaster Takziah di Sragen Bertambah, 1 Tewas

"Pengalaman ini mendorong saya untuk terus berbagi, dengan adik adik santri. Di pesantren itu asik, semoga masih bisa diberi kesempatan untuk mendatangi pesantren lainnya. Kebersihan gigi dan mulut adalah karakter, kami ingin menanamkan karakter ini pada diri santri," urai Amel.
(boy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dokter Gigi Asal Vietnam...
Dokter Gigi Asal Vietnam Buka Praktik di Ciputat Pakai Izin Tinggal Kunjungan, Endingnya Dideportasi
Bidik Basis Santri Jawa...
Bidik Basis Santri Jawa Timur, Partai Perindo Resmi Lantik Cak Jaz sebagai Ketua DPW
Gus Miftah Soroti Bullying...
Gus Miftah Soroti Bullying hingga Judi Online, Pesantren Diminta Jadi Ruang Aman Santri
LPSK Telusuri Jumlah...
LPSK Telusuri Jumlah Pasti Santriwati Korban Kekerasan Seksual di Ponpes Pati
Kasus Pencabulan Puluhan...
Kasus Pencabulan Puluhan Santriwati, Izin Ponpes Ndolo Kusumo Pati Dicabut dan Ditutup Permanen
Temui Hotman Paris,...
Temui Hotman Paris, Korban Pencabulan di Ponpes Ndolo Kusumo Pati Ungkap Intimidasi dari Keluarga Pelaku
Biar Anak Nyaman ke...
Biar Anak Nyaman ke Dokter Gigi, Medikids Serpong Hadirkan Beragam Fasilitas
Ribuan Dokter Muda Terancam...
Ribuan Dokter Muda Terancam Gagal Praktik, Pakar UGM Minta Pemerintah Bertindak
Gejala Usus Buntu yang...
Gejala Usus Buntu yang Sering Diabaikan, Dari Nyeri Perut hingga Demam Mendadak
Rekomendasi
Akuisisi Aster Jadi...
Akuisisi Aster Jadi Titik Balik Chandra Asri Group, Diversifikasi Bisnis Mulai Dongkrak Kinerja
Didesak Tegaskan Sikap...
Didesak Tegaskan Sikap ke Pemerintahan Prabowo, PDIP: Memangnya Jazilul Siapa?
Ayahanda Jatuh Sakit,...
Ayahanda Jatuh Sakit, Alasan Tangis Lionel Messi di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Kejati Banten Usut Dugaan...
Kejati Banten Usut Dugaan Korupsi 3 Yayasan, Warek II UIN Jakarta Beberkan Bukti Penting
LAZ Abulyatama Indonesia...
LAZ Abulyatama Indonesia Resmikan Cabang LPP Jawa Barat
Pengadilan Eksekusi...
Pengadilan Eksekusi Kawasan Hotel Sultan, Aset Dipindahkan ke Gudang di Cikarang
Polda Metro Gandeng...
Polda Metro Gandeng Kemenhaj Cari Solusi bagi Korban Dugaan Penipuan Hanania Travel
KPU Jakarta Timur Dorong...
KPU Jakarta Timur Dorong Parpol Memperbarui Data
Gelombang Demonstrasi...
Gelombang Demonstrasi Berlanjut di Medan Merdeka Selatan, Mahasiswa Sampaikan Kritik Kebijakan Pemerintah
Infografis
Profil Letjen TNI (Purn)...
Profil Letjen TNI (Purn) Setyo Sularso yang Dikait-kaitkan dengan Tiyo UGM
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved