Diam-diam ke Sidoarjo, Gubernur NTB Beri Santunan untuk Keluarga Awak KRI Nanggala 402
Sabtu, 01 Mei 2021 - 19:35 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Ridwan Kamil Serahkan Bantuan Rp1 Miliar untuk Korban Banjir-Longsor Kupang
"Hal itu karena upaya bersama dengan Dirut Bank NTB untuk membantu Ibu Aulia ini bekerja. Kebetulan sesuai dengan keahlian yang kami butuhkan yaitu di bidang IT sesuai dengan jurusan kuliahnya," ujarnya.
Gubernur NTB mengatakan, kapanpun keluarga membutuhkan bantuan, pihaknya siap. Karena untuk satu sampai tiga bulan ini keluarga mungkin masih berkabung atas musibah yang terjadi. Tetapi kapanpun keluarga mau akan kami bantu. "Kami siap membantu keluarga yang ditinggalkan," sambungnya.
Sementara itu, Auliana Marida menurutkan, saat ini dirinya masih belum kepikiran untuk kembali bekerja. Karena sejak menikah dengan korban pada 2018 lalu dirinya nurut suami untuk menjadi ibu rumah tangga. "Saya masih belum kepikiran. Mungkin tiga bulan kedepan saya masih ingin tinggal di rumah ini," katanya.
Secara khusus Auliana Marida menceritakan, dirinya tidak memiliki firasat khusus akan kepergian suaminya itu karena setiap kali akan latihan dirinya sudah diberi pemahaman akan risiko yang bakal terjadi.
"Hal itu karena upaya bersama dengan Dirut Bank NTB untuk membantu Ibu Aulia ini bekerja. Kebetulan sesuai dengan keahlian yang kami butuhkan yaitu di bidang IT sesuai dengan jurusan kuliahnya," ujarnya.
Gubernur NTB mengatakan, kapanpun keluarga membutuhkan bantuan, pihaknya siap. Karena untuk satu sampai tiga bulan ini keluarga mungkin masih berkabung atas musibah yang terjadi. Tetapi kapanpun keluarga mau akan kami bantu. "Kami siap membantu keluarga yang ditinggalkan," sambungnya.
Sementara itu, Auliana Marida menurutkan, saat ini dirinya masih belum kepikiran untuk kembali bekerja. Karena sejak menikah dengan korban pada 2018 lalu dirinya nurut suami untuk menjadi ibu rumah tangga. "Saya masih belum kepikiran. Mungkin tiga bulan kedepan saya masih ingin tinggal di rumah ini," katanya.
Secara khusus Auliana Marida menceritakan, dirinya tidak memiliki firasat khusus akan kepergian suaminya itu karena setiap kali akan latihan dirinya sudah diberi pemahaman akan risiko yang bakal terjadi.
Lihat Juga :