Tekan Kemiskinan, Baznas Jabar Dorong Peningkatan Pengumpulan Zakat
Sabtu, 01 Mei 2021 - 09:16 WIB
loading...
A
A
A
Salah satu realisasi Gerakan Cinta Zakat Jawa Barat, tambah Anang, yakni penerimaan zakat dari Gubernur Jabar, Ridwan Kamil, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemprov Jabar.
Selain itu, Baznas Jabar juga menginisiasi program Kampong Nyaah ka Kolot dan pembangunan layanan kesehatan yang diawali dengan pemberian nama Klinik Inggit Garnasih oleh Gubernur Jabar, Ridwan Kamil. "Program ini diharapkan dapat memperluas kebermanfaatan serta dapat membantu masyarakat, khususnya para lansia dhuafa untuk merasakan kebahagiaan di usia senja mereka," katanya.
Diketahui, Gubernur Jabar, Ridwan Kamil telah menyerahkan zakat kepada Baznas Jabar di Rumah Dinas Gubernur Jabar Gedung Negara Pakuan, Kota Bandung, Jumat (30/4/2021) kemarin. Dalam kesempatan itu, Gubernur yang akrab disapa Kang Emil itu pun mengajak seluruh masyarakat untuk menunaikan kewajibannya membayar zakat.
Menurut Kang Emil, ketika umat muslim menaati kewajibannya membayar zakat, maka ada banyak kaum dhuafa yang akan terbantu oleh sesama muslim lainnya. "Dengan zakat, kita memudahkan hidup para kaum dhuafa melalui fasilitas gratis ataupun bantuan lainnya melalui dana keumatan ini," katanya.
Kang Emil menyebutkan, potensi zakat di Indonesia bisa mencapai Rp200 triliun jika semua umat muslim di Indonesia menunaikan kewajibannya membayar zakat. Oleh karenanya, dia pun berharap, Baznas Jabar dapat memaksimalkan dana keumatan tersebut."Kita buktikan, membangun Jabar bisa tanpa mengandalkan dana APBD yang sangat terbatas, tetapi bisa dengan dana keumatan. Begitu juga semua fasilitas kaum dhuafa bisa dibangun dengan dana keumatan," tandas Kang Emil.
Selain itu, Baznas Jabar juga menginisiasi program Kampong Nyaah ka Kolot dan pembangunan layanan kesehatan yang diawali dengan pemberian nama Klinik Inggit Garnasih oleh Gubernur Jabar, Ridwan Kamil. "Program ini diharapkan dapat memperluas kebermanfaatan serta dapat membantu masyarakat, khususnya para lansia dhuafa untuk merasakan kebahagiaan di usia senja mereka," katanya.
Diketahui, Gubernur Jabar, Ridwan Kamil telah menyerahkan zakat kepada Baznas Jabar di Rumah Dinas Gubernur Jabar Gedung Negara Pakuan, Kota Bandung, Jumat (30/4/2021) kemarin. Dalam kesempatan itu, Gubernur yang akrab disapa Kang Emil itu pun mengajak seluruh masyarakat untuk menunaikan kewajibannya membayar zakat.
Menurut Kang Emil, ketika umat muslim menaati kewajibannya membayar zakat, maka ada banyak kaum dhuafa yang akan terbantu oleh sesama muslim lainnya. "Dengan zakat, kita memudahkan hidup para kaum dhuafa melalui fasilitas gratis ataupun bantuan lainnya melalui dana keumatan ini," katanya.
Kang Emil menyebutkan, potensi zakat di Indonesia bisa mencapai Rp200 triliun jika semua umat muslim di Indonesia menunaikan kewajibannya membayar zakat. Oleh karenanya, dia pun berharap, Baznas Jabar dapat memaksimalkan dana keumatan tersebut."Kita buktikan, membangun Jabar bisa tanpa mengandalkan dana APBD yang sangat terbatas, tetapi bisa dengan dana keumatan. Begitu juga semua fasilitas kaum dhuafa bisa dibangun dengan dana keumatan," tandas Kang Emil.
(don)
Lihat Juga :