Diperas Oknum LSM, 100 Perangkat Desa Datangi Mapolresta Banyumas
Kamis, 29 April 2021 - 21:19 WIB
loading...
Sekitar 100 perwakilan PPDI beberapa Kecamatan yang ada di Kabupaten Banyumas mendatangi Mapolresta Banyumas. Foto/iNews TV/Saladin Ayyubi
A
A
A
PURWOKERTO - Sekitar 100 perwakilan Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) beberapa Kecamatan yang ada di Kabupaten Banyumas mendatangi Mapolresta Banyumas, Kamis (29/4/2021).
Baca juga: Gerah Aksi Pemerasan Marak di Blitar Kota, 195 Preman Ditangkapi
Pembina PPDI Kabupaten Banyumas, Yoga Sugama menyampaikan bahwa kedatangan mereka untuk menyampaikan surat ucapan terima kasih atas respons cepat dan kinerja Polresta Banyumas dalam penanganan kasus dugaan pemerasan yang dilakukan oleh oknum lembaga sosial masyakarat (LSM) terhadap Pemerintah Desa di Banyumas.
Baca juga: Catut Nama Kapolres Tomohon untuk Pemerasan, 2 Pria Ini Diringkus
Dalam kesempatan yang sama, Ketua PPDI Banyumas, Slamet Mubarok menegaskan, pihaknya menolak segala aksi premanisme terhadap Kepala Desa maupun Perangkat Desa. Sudah saatnya Kepala Desa dan Perangkat Desa bersatu dalam menolak segala aksi premanisme yang terjadi di wilayah Kabupaten Banyumas.
"Kami mengajak kepada rekan rekan Kades dan Perangkat Desa untuk bekerja sebaik mungkin sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Sehingga tidak berhubungan dengan sanksi hukum," ujarnya.
Baca juga: Gerah Aksi Pemerasan Marak di Blitar Kota, 195 Preman Ditangkapi
Pembina PPDI Kabupaten Banyumas, Yoga Sugama menyampaikan bahwa kedatangan mereka untuk menyampaikan surat ucapan terima kasih atas respons cepat dan kinerja Polresta Banyumas dalam penanganan kasus dugaan pemerasan yang dilakukan oleh oknum lembaga sosial masyakarat (LSM) terhadap Pemerintah Desa di Banyumas.
Baca juga: Catut Nama Kapolres Tomohon untuk Pemerasan, 2 Pria Ini Diringkus
Dalam kesempatan yang sama, Ketua PPDI Banyumas, Slamet Mubarok menegaskan, pihaknya menolak segala aksi premanisme terhadap Kepala Desa maupun Perangkat Desa. Sudah saatnya Kepala Desa dan Perangkat Desa bersatu dalam menolak segala aksi premanisme yang terjadi di wilayah Kabupaten Banyumas.
"Kami mengajak kepada rekan rekan Kades dan Perangkat Desa untuk bekerja sebaik mungkin sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Sehingga tidak berhubungan dengan sanksi hukum," ujarnya.
Lihat Juga :