Serangan KKB Semakin Brutal, 400 Prajurit Kodam V Brawijaya Diberangkatkan ke Papua

Rabu, 28 April 2021 - 09:06 WIB
loading...
Serangan KKB Semakin...
Sebanyak 400 prajurit dari Yonif Mekanis 521 Dadaha Yodha Kediri, diberangkatkan menuju Papua. Foto/iNews TV/Afnan Subagio
A A A
KEDIRI - Situasi keamanan di wilayah Papua , yang terus diganggu Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) mendapat perhatian serius dari pemerintah. Sebanyak 400 prajurit Kodam V Brawijaya, dari Yonif Mekanis 521 Dadaha Yodha Kediri, diberangkatkan menuju Papua .

Baca juga: Jenazah Bharada Komang, Brimob yang Gugur Ditembak OPM Dibawa ke Kampung Halaman di Palembang

Kesiapan pasukan ini dipantau langsung Pandam V Brawijaya, Mayjend TNI Suharyanto. Nantinya, para prajurit ini akan bergabung dalam Satuan Tugas Pengaman Daerah Rawan (Satgas Pamrahwan) di Papua .



Nantinya 400 prajurit ini akan mengamankan wilayah-wilayah rawan di Papua , antara lain Puncak Jaya, Paniai, Dogiyai, hingga Intan Jaya. Suharyanto melakukan pengawasan langsung kesiapan prajuritnya, mulai dari logistik, obat-obatan, hingga persenjataan.

Baca juga: Medan Membara, Tawuran Antar Pemuda Pecah di Jembatan Penghubung Kecamatan

Kesiapan mental para prajuritnya, juga terus digembleng sebelum diberangkatkan ke medan tugas , mengingat gangguan keamanan dari KKB terus meningkat dalam beberapa minggu terakhir.

"Saya meminta para anggota untuk benar-benar menyiapkan diri. Selama berada di medan tugas , para prajurit juga harus waspada, serta disiplin menerapkan strategi-strategi pengamanan dan pertempuran yang sebelumnya telah dipersiapkan," tegasnya.

Baca juga: Melaju Kencang Menuju Lokasi Kebakaran, Mobil Damkar Hantam Mobil Dokter Cantik

Lebih lanjut, dia meminta, di waktu yang tersisa ini, segala kekurangan dalam persiapan harus dikebut untuk dituntaskan, sehingga saat berada di medan tugas benar-benar sudah dalam kondisi siap.
(eyt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ketua Komisi I DPRK...
Ketua Komisi I DPRK Mimika: Perlindungan Warga Sipil Papua Butuh Kolaborasi
7 Tahun Warga Mengungsi,...
7 Tahun Warga Mengungsi, Leri Gwijangge Desak Pemerintah Akhiri Krisis Kemanusiaan di Nduga
Perlindungan Warga Sipil...
Perlindungan Warga Sipil Jadi Kunci Keberlanjutan Pembangunan Papua
China Bakal Bangun Pusat...
China Bakal Bangun Pusat Padi dan Sekolah Vokasi di Papua
Gempa Magnitudo 5,4...
Gempa Magnitudo 5,4 Guncang Sarmi Papua
Update Ledakan Bom Sisa...
Update Ledakan Bom Sisa Perang Dunia II di Biak Numfor Papua: 19 Orang Terluka, 55 Mengungsi
Gandeng TNI, Kemendikdasmen...
Gandeng TNI, Kemendikdasmen Percepat Rekonstruksi Sekolah Terdampak Bencana di Aceh
Kolonel Inf Achmad Fikri...
Kolonel Inf Achmad Fikri Dalimunthe, Prajurit TNI Pertama yang Lulus National Defence College Yordania
Bangun Pertanian di...
Bangun Pertanian di Papua, Pemerintah Gelontorkan Rp5 Triliun
Rekomendasi
Jumhur Bertemu Co-Chair...
Jumhur Bertemu Co-Chair IAPB, Dukung Indonesia Kembangkan Biodiversity Credit
Trump Peringatkan Iran,...
Trump Peringatkan Iran, Tarif Selat Hormuz Tak Dapat Diterima
Jokowi Bakal Hadir di...
Jokowi Bakal Hadir di Sidang Roy Suryo-Dokter Tifa, Kuasa Hukum: Kalau 100% Terlalu Dini
Berita Terkini
Blok M Jadi Lokasi Awal...
Blok M Jadi Lokasi Awal Penerapan Kawasan Rendah Emisi Jakarta
Anggota DPD RI Desak...
Anggota DPD RI Desak Pemkab Bima Atasi Krisis Air Bersih di Desa Bajo
Bea Cukai Soetta Gagalkan...
Bea Cukai Soetta Gagalkan Masuknya Uang Asing Senilai Rp6,3 Miliar Tanpa Izin
Padi Reborn hingga Mahalini...
Padi Reborn hingga Mahalini Bakal Hibur Warga pada Puncak HUT Jakarta
Gubernur Kaltim Resmikan...
Gubernur Kaltim Resmikan Pusat Layanan Jantung Modern di RSKD Balikpapan
Legislator PKB Minta...
Legislator PKB Minta Taufik Hidayat Dihukum Kebiri
Infografis
4 Sinyal Iran Akan Segera...
4 Sinyal Iran Akan Segera Melakukan Serangan ke Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved