Umat Nasrani di Salatiga Bagikan Takjil Buka Puasa
Jum'at, 23 April 2021 - 22:10 WIB
loading...
A
A
A
Hanya, karena situasi masih dalam pandemi serta keterbatasan tenaga sementara dibatasi maksimal 100 bungkus. "Dulu sebelum pandemi kami biasa bagikan 200-250 bungkus takjil sebelum ada pandemi. Sekarang, terpaksa kami batasi karena panitia juga tidak boleh lebih dari 10 orang," ujarnya. Baca juga: Rayakan Milad ke-3, Anak-Anak Muda dari ISYEF Berbagi Takjil Serentak di 7 Provinsi
Pihaknya mengungkapkan, pada masa awal pandemi masuk ke Indonesia tidak berselang lama Ramadan tiba. Tradisi membagikan takjil gratis sempat diganti sembako. Itu karena, adanya larangan berkerumun guna memutus rantai penularan COVID-19. Sumbangan yang diterima panitia waktu itu pun terbatas pada beras, mie telur, dan minyak.
Dirinya menyatakan, panitia menerapkan aturan tersebut bukan tanpa alasan tetapi lebih karena faktor kesehatan penerima bingkisan. "Tahun ini kami sudah kembali ke tradisi awal, bagi takjil," ucapnya.
Pihaknya mengungkapkan, pada masa awal pandemi masuk ke Indonesia tidak berselang lama Ramadan tiba. Tradisi membagikan takjil gratis sempat diganti sembako. Itu karena, adanya larangan berkerumun guna memutus rantai penularan COVID-19. Sumbangan yang diterima panitia waktu itu pun terbatas pada beras, mie telur, dan minyak.
Dirinya menyatakan, panitia menerapkan aturan tersebut bukan tanpa alasan tetapi lebih karena faktor kesehatan penerima bingkisan. "Tahun ini kami sudah kembali ke tradisi awal, bagi takjil," ucapnya.
(don)
Lihat Juga :