Indah Putri Indriani Perkenalkan Inovasi Getar Dilan ke Menteri Sosial

Kamis, 22 April 2021 - 15:12 WIB
loading...
Indah Putri Indriani...
Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani menjadi pembicara 50 perempuan berpengaruh melawan pandemi Covid-19 dalam diskusi daring yang digelar Tempo Media Group untuk memperingati 50 tahun Tempo, Rabu (21/4). Foto: Istimewa
A A A
LUWU UTARA - Bupati Luwu Utara , Indah Putri Indriani, memperkenalkan inovasi getar dilan alias gerakan tanam sayuran di lahan pekarangan ke Menteri Sosial Tri Rismaharini . Inovasi ini merupakan solusi untuk menggerakkan perekonomian di tengah pandemi Covid-19 .

Indah mengatakan, kehadiran inovasi yang melibatkan sebagian besar kaum perempuan dalam menggerakkan roda perekonomian ini, tak bisa dipandang sebelah mata.

Baca juga: Pemain Muda Luwu Utara Dipanggil Seleksi Timnas Indonesia U-16

“Pelibatan kaum perempuan dalam inovasi getar dilan bisa membantu pemenuhan konsumsi rumah tangga di tengah pandemi Covid-19 . Untuk itu, inovasi ini sekarang kami usul masuk ke dalam kompetisi inovasi pelayanan publik (KIPP) tingkat nasional sinovik 2021 karena dampak dari kehadiran inovasi ini sangat besar, utamanya dalam pemenuhan konsumsi rumah tangga di tengah pandemi,” kata Indah.

Hal ini disampaikan Indah saat menjadi narasumber 50 perempuan berpengaruh melawan pandemi Covid-19 dalam diskusi daring yang digelar Tempo Media Group untuk memperingati 50 tahun Tempo, Rabu (21/4). Indah mengikuti diskusi daring dari ruang kerjanya.

Diskusi kali ini mengambil tema “Memaksimalkan program bantuan sosial untuk gerakan ekonomi di masa pandemi ”. Menghadirkan Menteri Sosial Tri Rismaharini sebagai pembicara.

Selain Indah, diskusi ini juga dihadiri secara virtual beberapa kepala daerah perempuan, seperti Wali Kota Tanjung Pinang Rahma, Bupati Indramayu Nina Agustina, Wali Kota Singkawang Kalbar Tjhai Chui Mie. Diskusi dipandu Aisha Shaidra yang juga wartawati Tempo.

Baca juga: Tingkatkan Efektivitas Penyelesaian Hukum, Pemkab Lutra dan Kejari Jalin Kerja Sama

Selain memanfaatkan inovasi getar dilan, pelibatan sektor UMKM dan IKM juga terus didorong untuk menopang pergerakan roda perekonomian guna mengakselerasi pemulihan ekonomi di tengah pandemi.

“Kami mendorong UMKM dan industri kecil menengah (IKM) karena jika sektor ekonomi yang kita dorong akan memiliki multiplier effect atau dampak berganda karena jika industri kecilnya bergerak akan membuka lapangan pekerjaan, dan semakin banyak orang yang akan memberi manfaat, mendapatkan semacam insentif dari pembukaan lapangan kerja tersebut, sehingga daya beli masyarakat meningkat,” papar Indah.

“Jadi, kami tidak menyentuh lagi untuk rumah tangga karena kami menganggap bantuan dari pemerintah pusat sudah cukup dan sangat membantu pemerintah daerah. Tinggal memang tingkat ketepatan validasi datanya saja yang perlu dibenahi,” sambungnya.

Baca juga: Lepas Jenazah Nursalam, Suaib Mansur: Beliau Berjasa Membangun Luwu Utara

Dijelaskan Indah, sektor UMKM kini sudah mulai produktif. Untuk itu, pihaknya akan terus mendorong melalui BPUMKM atau bantuan produktif usaha mikro kecil menengah, dengan mengusulkan sekira 13.200 UMKM , di mana ada 6.462 UMKM yang telah mendapatkan bantuan Rp2,4 juta per kelompok.

“Alhamdulillah, dapat terealisasi sekitar 6.462 UMKM yang mendapatkan bantuan Rp2,4 juta per UMKM ,” sebut dia.

Indah melanjutkan, pemberian bantuan khusus ke UMKM bukan tanpa alasan yang kuat. UMKM , kata dia, kini mulai tumbuh dan produktif di Luwu Utara. Ini dimungkinkan karena sebagian besar anggaran ditujukan kepada UMKM , baik itu berupa pelatihan peningkatan kualitas, dan pelatihan digitalisasi pemasaran yang juga melibatkan perempuan.

Lebih jauh ia mengatakan, selain menghantam sektor kesehatan, Covid-19 juga menyerang sendi-sendi perekonomian. Tak salah ketika pemulihan ekonomi terus digenjot melalui pelibatan UMKM .

Baca juga: Tim Gabungan Investigasi Pembukaan Lahan di Rongkong dan Seko

Meski begitu, fokus lainnya juga tidak bisa diabaikan, termasuk BST, PKH , dan bantuan pangan nontunai. Semua itu, kata dia, adalah upaya untuk menjaga konsumsi rumah tangga masyarakat tetap terjaga.

“Bantuan PKH cukup jelas karena berbasis data terpadu kesejahteraan sosial. nah, kami harap terjadi verifikasi data karena tujuan pemerintah memberi stimulan belanja kepada rumah tangga betul-betul berdampak pada stimulus fiskal, tak hanya di pusat tapi juga di daerah,” tandasnya.
(luq)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pelajar Samarinda Meninggal...
Pelajar Samarinda Meninggal karena Sepatu Kekecilan, Mensos Singgung Bansos Tak Tepat Sasaran
Tinjau 218 Pengungsi...
Tinjau 218 Pengungsi Banjir di Banjar, Mensos: Apa yang Kurang dan Perlu Diperkuat
Mensos: Biaya Pengobatan...
Mensos: Biaya Pengobatan Korban Ledakan SMAN 72 Ditanggung Negara
Gus Ipul Saksikan Evakuasi...
Gus Ipul Saksikan Evakuasi Korban Bangunan Ambruk di Ponpes Al Khoziny: Kesulitannya Luar Biasa
Sekretaris PCNU Bangkalan...
Sekretaris PCNU Bangkalan Minta Sekjen PBNU Terbitkan SK Pengesahan Kepengurusan
Prabowo Bakal Hadiri...
Prabowo Bakal Hadiri Uji Coba Digitalisasi Bansos di Banyuwangi September 2025
Mensos: Rekrutmen Guru...
Mensos: Rekrutmen Guru Sekolah Rakyat 2026 Capai 5.000 Orang
Mensos Gelar Open House...
Mensos Gelar Open House Sekolah Rakyat Jelang 1 Tahun Beroperasi
Ada Penolakan Pembangunan...
Ada Penolakan Pembangunan Sekolah Rakyat di Temanggung dan Wonosobo, Mensos Buka Suara
Rekomendasi
Gebuk Skotlandia, Gol...
Gebuk Skotlandia, Gol 71 Detik Ismael Saibari Antar Maroko ke Puncak Grup C
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Di Hadapan Pimpinan...
Di Hadapan Pimpinan DPR, Mahasiswa Minta Pemerintah Tak Mainkan Isu Perut Rakyat
Berita Terkini
Sambut 5 Abad Jakarta,...
Sambut 5 Abad Jakarta, Pramono Anung Siapkan 500 Ondel-ondel Karya Desainer Top
Warga Rawa Buaya Bersyukur...
Warga Rawa Buaya Bersyukur Terima Bantuan Kursi Roda dari Dina Masyusin dan Dinsos
Kisah Cinta Sutan Sjahrir...
Kisah Cinta Sutan Sjahrir dan Maria Mieske, Dipisahkan Penjara hingga Politik Kolonial Belanda
Almamater Lima Soroti...
Almamater Lima Soroti Dugaan Penyusutan Lahan Taman Potret Tangerang
Dokter Tifa Pakai Kursi...
Dokter Tifa Pakai Kursi Roda hingga Dibopong usai Pemeriksaan Kesehatan di RS Polri
Kurang dari 12 Jam,...
Kurang dari 12 Jam, Satreskrim Polres Pelalawan Tangkap Perampok Sadis
Infografis
Mampukah John Herdman...
Mampukah John Herdman Bawa Timnas Indonesia ke Panggung Dunia?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved