Geng Motor Mengamuk di Karawang, Belasan Orang Terluka Parah
Kamis, 22 April 2021 - 13:47 WIB
loading...
Kapolres Karawang AKBP Rama Samtama
A
A
A
KARAWANG - Kasus tawuran antar geng motor kembali terjadi dj Desa Sarimulya, Kecamatan Kotabaru, Karawang, Kamis (22/4/21) dinihari. Belasan orang dari dua kelompok di amankan di Mapolres dan menjalani pemeriksaan hingga sore ini. Polisi memastikan akan menindak tegas pelaku yang membuat ke onaran dan membahayakan masyarakat umum.
Kapolres Karawang, AKBP Rama Samtama membenarkan peristiwa tawuran antara dua kelompok massa itu. Namun pihaknya bertindak cepat mengamankan situasi dan membawa sejumlah orang dari dua kelompok massa ke Mapolres.
"Sudah kita amankan dan sekarang masih menjalani pemeriksaan untuk detailnya nanti tunggu hasil pemeriksaan akan kita sampaikan," kata Rama Samtama, Kamis (22/4/2021).
Baca juga: Kepala Desa Karangkamulyan Ciamis yang juga Eks Wartawan Meregang Nyawa Ditabrak Orang Tak Dikenal
Menurut Rama, tawuran yang melibatkan ratusan orang itu berhasil diamankan polisi yang sedang patroli. Bahkan untuk memastikan suasana kondusif Polres menurunkan sejumlah anggota Brimob. "Kami melakukan penebalan anggota dan mengamankan sejumlah orang. Kami pastikan, siapapun yang melanggar hukum akan kita proses," katanya.
Kapolres Karawang, AKBP Rama Samtama membenarkan peristiwa tawuran antara dua kelompok massa itu. Namun pihaknya bertindak cepat mengamankan situasi dan membawa sejumlah orang dari dua kelompok massa ke Mapolres.
"Sudah kita amankan dan sekarang masih menjalani pemeriksaan untuk detailnya nanti tunggu hasil pemeriksaan akan kita sampaikan," kata Rama Samtama, Kamis (22/4/2021).
Baca juga: Kepala Desa Karangkamulyan Ciamis yang juga Eks Wartawan Meregang Nyawa Ditabrak Orang Tak Dikenal
Menurut Rama, tawuran yang melibatkan ratusan orang itu berhasil diamankan polisi yang sedang patroli. Bahkan untuk memastikan suasana kondusif Polres menurunkan sejumlah anggota Brimob. "Kami melakukan penebalan anggota dan mengamankan sejumlah orang. Kami pastikan, siapapun yang melanggar hukum akan kita proses," katanya.
Lihat Juga :