Penghapusan PPnBM, Dongkrak Penjualan Suzuki di Jawa Timur
Kamis, 22 April 2021 - 07:51 WIB
loading...
PT United Motors Centre (UMC), diler mobil Suzuki di Jawa Timur mengikuti ajang Road to Indonesia International Motor Show (IIMS) di Chameleon Hall Tunjungan Plaza (TP).
A
A
A
SURABAYA - Kebijakan penghapusan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) untuk mobil baru, terbukti ampuh mendongkrak penjualan mobil di Jawa Timur (Jatim). Salah satu dealer penjualan mobil Suzuki di Jatim, PT United Motors Centre (UMC) saat ini kewalahan menerima pesanan.
“Kita ada peningkatan SPK (Surat Pemesanan Kendaraan), khususnya untuk Suzuki Ertiga. Peningkatannya hingga 275%. Secara unit sebanyak 256 unit. Pemesanan Suzuki XL7 juga naik. Kenaikannya mencapai 120%,” Director of Sales and Marketing UMC, Fredy Teguh saat ditemui di sela pameran Road to Indonesia International Motor Show (IIMS) di Chameleon Hall Tunjungan Plaza (TP), Rabu (21/4/2021). Acara ini digelar mulai Rabu (21/4/2021) hingga Minggu (25/4/2021).
Baca juga: Sidak Bahan Pangan Jelang Lebaran, Wabup Gresik Minta Swalayan Tak Jual Mamin Kadaluarsa
Dengan kebijakan penghapusan PPnBM, kata dia, harga Suzuki Ertiga dan XL7 mengalami penurunan antara Rp13 juta hingga Rp14 juta. Harga tersebut belum termasuk diskon khusus yang juga akan diberikan oleh pihak dealer. “Selama pameran Road to IIMS ini, kami menargetkan bisa mendapatkan 50 SPK. Dari jumlah itu, kemungkinan besar dikontribusi dari Suzuki Ertiga,” tandas Fredy.
Dia menambahkan, akibat tingginya pemesanan, pembeli harus rela bersabar menunggu mobilnya hingga dua bulan. Lamanya inden ini disebabkan pabrikan tidak siap menerima pemesanan yang cukup besar. Kondisi itu tidak hanya dialami oleh Suzuki. Pabrikan mobil lain juga kesulitan melayani pemesanan produksi tidak siap. “Kan kebijakan penghapusan PPnBM ini terkesan mendadak, jadi kami belum siap,” imbuhnya.
Baca juga: Antisipasi Pemudik Nakal Lolos Pulang Kampung, Polres Gresik Perketat Perbatasan
Selama triwulan I 2021, penjualan mobil Suzuki di UMC mencapai angka 400 unit. Dari jumlah tersebut, Ertiga menduduki penjualan tertinggi. Angka penjualan tersebut turun sekitar 25% akibat pandemi COVID-19.
“Kita ada peningkatan SPK (Surat Pemesanan Kendaraan), khususnya untuk Suzuki Ertiga. Peningkatannya hingga 275%. Secara unit sebanyak 256 unit. Pemesanan Suzuki XL7 juga naik. Kenaikannya mencapai 120%,” Director of Sales and Marketing UMC, Fredy Teguh saat ditemui di sela pameran Road to Indonesia International Motor Show (IIMS) di Chameleon Hall Tunjungan Plaza (TP), Rabu (21/4/2021). Acara ini digelar mulai Rabu (21/4/2021) hingga Minggu (25/4/2021).
Baca juga: Sidak Bahan Pangan Jelang Lebaran, Wabup Gresik Minta Swalayan Tak Jual Mamin Kadaluarsa
Dengan kebijakan penghapusan PPnBM, kata dia, harga Suzuki Ertiga dan XL7 mengalami penurunan antara Rp13 juta hingga Rp14 juta. Harga tersebut belum termasuk diskon khusus yang juga akan diberikan oleh pihak dealer. “Selama pameran Road to IIMS ini, kami menargetkan bisa mendapatkan 50 SPK. Dari jumlah itu, kemungkinan besar dikontribusi dari Suzuki Ertiga,” tandas Fredy.
Dia menambahkan, akibat tingginya pemesanan, pembeli harus rela bersabar menunggu mobilnya hingga dua bulan. Lamanya inden ini disebabkan pabrikan tidak siap menerima pemesanan yang cukup besar. Kondisi itu tidak hanya dialami oleh Suzuki. Pabrikan mobil lain juga kesulitan melayani pemesanan produksi tidak siap. “Kan kebijakan penghapusan PPnBM ini terkesan mendadak, jadi kami belum siap,” imbuhnya.
Baca juga: Antisipasi Pemudik Nakal Lolos Pulang Kampung, Polres Gresik Perketat Perbatasan
Selama triwulan I 2021, penjualan mobil Suzuki di UMC mencapai angka 400 unit. Dari jumlah tersebut, Ertiga menduduki penjualan tertinggi. Angka penjualan tersebut turun sekitar 25% akibat pandemi COVID-19.
Lihat Juga :