PPI Mediasi OKP hingga Mahasiswa Deklarasi Tolak Paham Radikalisme

Rabu, 21 April 2021 - 21:03 WIB
loading...
PPI Mediasi OKP hingga...
Poros Pemuda Indonesia (PPI) melakukan untuk deklarasi menolak paham radikalisme di Jalan Urip Sumiharjo Makassar, Rabu (21/4). Foto: Istimewa
A A A
MAKASSAR - Poros Pemuda Indonesia (PPI) yang memediasi sejumlah tokoh dari organisasi sosial kemasyarakatan (Ormas) bersama organisasi kemasyarakatan pemuda (OKP), serta mahasiswa Makassar melakukan deklarasi menolak paham radikalisme di Jalan Urip Sumiharjo Makassar, Rabu (21/4/2021).

Pemateri Ustadz Abdul Wahid mengatakan, bila aksi yang dilakukan teroris merupakan kejahatan kemanusiaan dan kriminal murni. Pemahaman Islam sangat kontra produktif terkait aksi radikalisme.

"Sebaliknya radikalisme identik dan sangat kental dengan nuansa politik. Agenda radikalisme berujung teror bertentangan dengan esepsi nilai ajaran agama mana pun," kata Ustadz Abdul Wahid.

Baca Juga: Ni'matullah Sosialisasikan Nilai Kebangsaan untuk Tangkal Radikalisme

Ketua Pemuda Muslimin Indonesia, Kasman mengamini pernyataan Ustadz Abdul Wahid. Dia menuturkan, agama selalu menjadi alasan dari tindakan radikal yang terjadi.

"Rata-rata pelaku teror adalah orang berusia muda. Maka dari itu, keberadaan OKP berbasis keagamaan dan kebangsaan, bisa menjadi ujung tombak dalam melakukan gerakan menangkal radikalisme," ujar Kasman.

Ketua Bidang Pengkaderan Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Makassar, Stenly Putra Salu menyebutkan bahwa radikalisme tidak terlepas dari pemahaman nilai-nilai kebangsaan yang kurang. Pemuda butuh penguatan untuk menyatukan pemikiran bagaimana masyarakat memberi pemahaman agar terhindar dari penyebaran radikalisme .

"Jika kita melihat aksi teror di tanah air, itu bukanlah produk agama tertentu, dan murni sebagai aksi kejahatan kemanusian yang perlu diperangi bersama," sebut Stenly.

Ketua Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma (KMHDI) Makassar, Gangga Datta menyampaikan dalam ajaran manapun tindakan radikal adalah bukan ajaran agama manapun.

"Nilai Pancasila sepertinya perlu lagi diperkuat digaungkan dalam lingkungan kampus atau sekolah, untuk menghindari penyebarannya sejak dini," jelasnya.

Baca Juga: Fadli Zon: Wacana Radikalisme Bisa Picu Prasangka dan Fitnah Tak Henti

Ketua Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Makassar, Herianto Ebong menjelaskan terkait tindakan teror beberapa waktu lalu, bertujuan mengganggu keharmonisan antarumat beragama.

" Pemahaman Pancasila tentunya harus melekat dari diri pemuda sehingga tidak mudah terpapar. Kami tidak takut, sebaliknya dengan adanya bom Gereja Katedral kami menjadi kuat dan semakin dekat dengan antar ummat beragama lainnya," urainya.

Adapun Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Makassar, Mukhtar Kamal menghimbau kepada para pemuda agar berhati-hati mengadopsi pemahaman agama yang tidak benar. "KAMMI secara umum menolak dan mengecam aksi terorisme, dan menuntut pemerintah agar mengedepankan giat pencegahan," kuncinya.
(agn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iduladha 1447 Hijriah,...
Iduladha 1447 Hijriah, PW ISNU Aceh Salurkan Hewan Kurban ke Tiga Kabupaten-Kota
Kenang Peran Ulama NU,...
Kenang Peran Ulama NU, GP Ansor Gowes Bangkalan-Jombang di Harlah ke-92
Akhiri Dualisme, Laskar...
Akhiri Dualisme, Laskar Merah Putih Gelar Rekonsiliasi
Gelar Halalbihalal,...
Gelar Halalbihalal, Jagatara Komitmen Dukung Program Presiden Prabowo
GP Ansor Bangun Usaha...
GP Ansor Bangun Usaha Ayam Broiler di Subang
Musda Lanjutan KNPI...
Musda Lanjutan KNPI NTB Tetapkan Hairunnisa sebagai Ketua Periode 2025–2028
Konsolidasi Nasional,...
Konsolidasi Nasional, KNPI Gandeng Pemuda dan Mahasiswa Gelar Aksi Dukung Prabowo
Sari Yuliati Terpilih...
Sari Yuliati Terpilih sebagai Ketum PPK Kosgoro 1957 Periode 2026-2031
Panitia Mubes Kosgoro...
Panitia Mubes Kosgoro 1957 Terima Dokumen Lengkap Caketum La Ode Safiul Akbar
Rekomendasi
Damessa Perluas Layanan...
Damessa Perluas Layanan lewat Cabang Baru di Cileungsi
SPI Jadi yang Pertama...
SPI Jadi yang Pertama Beri Naskah Analisis RUU Advokat ke Pemerintah
Berkas Perkara Roy Suryo...
Berkas Perkara Roy Suryo dan Dokter Tifa Dilimpahkan ke PN Jakarta Timur
Berita Terkini
Taufik Hidayat Penyekap...
Taufik Hidayat Penyekap dan Penganiaya Sadis Pacar Tertawa saat Digiring ke Polda Jabar
Peserta Jumtek PMR-Relawan...
Peserta Jumtek PMR-Relawan Antusias Adu Tangkas Tandu Darurat hingga Belajar Bahasa Isyarat
Ketua PMI DKI Jakarta:...
Ketua PMI DKI Jakarta: Relawan Muda Garda Terdepan yang Siap Go Internasional
Pegadaian CPS Pondok...
Pegadaian CPS Pondok Aren Gelar Pengobatan Gratis bagi Ratusan Masyarakat
Ini Penampakan Taufik...
Ini Penampakan Taufik Hidayat usai Ditangkap Polisi, Tangan Diborgol Tali Ties
Taufik Hidayat Pelaku...
Taufik Hidayat Pelaku Penganiayaan Sadis Ditangkap di Majalaya
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved