Pulihkan Ekonomi, Menteri Perdagangan Dorong Konsumsi Dalam Negeri
Rabu, 21 April 2021 - 05:27 WIB
loading...
A
A
A
Artinya konsumen sudah mengenali haknya, menentukan pilihan terbaik, termasuk menggunakan produk dalam negeri, namun belum aktif memperjuangkan haknya. ”Angka tersebut sebenarnya sudah bagus tapi kami tentu ingin agar lebih tinggi lagi,” ujar Lutfi tanpa menjelaskan lebih lanjut target IKK yang ingin diraih tahun 2021.
Direktur Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga Veri Anggriono meminta konsumen Indonesia tidak hanya mengetahui hak dan kewajiban, namun juga mampu menggunakan hak dan kewajibannya dalam menentukan pilihan terbaik serta membangun rasa nasionalisme yang tinggi.
“Harkonas menjadi momentum peningkatan pemahaman hak dan kewajiban konsumen, peningkatan kecerdasan dan kemandirian konsumen, serta nasionalisme tinggi dalam menggunakan produk dalam negeri. Khususnya di masa pandemi ini, transaksi perdagangan daring semakin meningkat dibanding perdagangan luring,” jelas Veri.
Koordinator Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN), Rizal Halim mengatakan pihaknya terus melakukan edukasi ke masyarakat. ”Dengan edukasi, kami yakin bisa melahirkan konsumen yang cerdas dan kritis yang bisa memulihkan kembali perekonomian bangsa,” ujarnya.
Direktur Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga Veri Anggriono meminta konsumen Indonesia tidak hanya mengetahui hak dan kewajiban, namun juga mampu menggunakan hak dan kewajibannya dalam menentukan pilihan terbaik serta membangun rasa nasionalisme yang tinggi.
“Harkonas menjadi momentum peningkatan pemahaman hak dan kewajiban konsumen, peningkatan kecerdasan dan kemandirian konsumen, serta nasionalisme tinggi dalam menggunakan produk dalam negeri. Khususnya di masa pandemi ini, transaksi perdagangan daring semakin meningkat dibanding perdagangan luring,” jelas Veri.
Koordinator Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN), Rizal Halim mengatakan pihaknya terus melakukan edukasi ke masyarakat. ”Dengan edukasi, kami yakin bisa melahirkan konsumen yang cerdas dan kritis yang bisa memulihkan kembali perekonomian bangsa,” ujarnya.
(msd)
Lihat Juga :