Kepala Dusun di Bulukumba Tewas dengan Sejumlah Tusukan di Tubuh
Selasa, 20 April 2021 - 14:38 WIB
loading...
Aparat kepolisian berdiri di samping Aliani yang tewas di tangan warganya sendiri, Senin (21/4). Foto: Istimewa
A
A
A
BULUKUMBA - Kepala Dusun Katangka, Desa Karama, Kecamatan Rilau Ale, Kabupaten Bulukumba, Aliani, ditemukan tewas bersimbah darah di kediamannya, Senin (19/4) siang.
Dari laporan yang diterima, di tubuh korban, ditemukan sejumlah luka menganga diduga akibat senjata tajam. Luka-luka itu terdapat di bagian dada atas sebelah kiri, kemudian ketiak sebelah kanan. Terdapat bengkak di pelipis. Paha kanan juga tampak robek. Kemudian jari manis nyaris putus.
Baca juga: Mataram Gempar, Suami Bunuh Istri Gara-gara Cemburu Ada Pria Lain
Kasus dugaan pembunuhan terhadap wanita kelahiran 1986 itu menggegerkan warga sekitar. Bahkan kejadian itu sudah menjadi perbincangan warga di media sosial (medsos).
Kepala Desa Karama, Jusman, saat dikonfirmasi mengatakan, sehari sebelum kejadian, korban mengaku mendapat ancaman dari seorang warganya.
"Jadi semalam itu Ibu Dusun sempat melapor, ada warganya yang ancamki. Katanya dia (warga) marah karena Bu Dusun tidak ikuti keinginannya untuk mengecor jalanan masuk ke rumahnya," jelas Jusman.
Baca juga: Berdarah Dingin, Taufik Hidayat Tusuk dan Gorok Temannya Sendiri Hingga Tewas
Saat kejadian, lanjut Jusman, suasana sekitar kejadian memang lumayan sepi, apalagi korban hanya tinggal berdua dengan anaknya yang masih sangat belia. Anaknya itulah yang menjadi saksi satu-satunya kejadian tersebut.
"Dia bilang, yang bunuh ibuku itu yang datang tadi malam di rumahnya kakekku. Sementara yang datang tersebut itu kebetulan warga yang sempat mengancam itu," jelasnya.
Baca juga: Menyesal Bunuh Ayah Tirinya, RSJ Mengaku Emosi Saat Ditegur Soal Pekerjaan
Jusman berharap polisi bisa tegas mengusut tuntas dan mencari pelaku pembunuhan . Ia mengaku tak terima kejadian yang menimpa aparatnya.
Sementara, Kapolsek Rilau Ale yang dikonfirmasi mengaku bahwa pihaknya tengah mendalami motif terjadinya pembunuhan tersebut."Masih lidik terkait pelaku dan motifnya," singkatnya.
Dari laporan yang diterima, di tubuh korban, ditemukan sejumlah luka menganga diduga akibat senjata tajam. Luka-luka itu terdapat di bagian dada atas sebelah kiri, kemudian ketiak sebelah kanan. Terdapat bengkak di pelipis. Paha kanan juga tampak robek. Kemudian jari manis nyaris putus.
Baca juga: Mataram Gempar, Suami Bunuh Istri Gara-gara Cemburu Ada Pria Lain
Kasus dugaan pembunuhan terhadap wanita kelahiran 1986 itu menggegerkan warga sekitar. Bahkan kejadian itu sudah menjadi perbincangan warga di media sosial (medsos).
Kepala Desa Karama, Jusman, saat dikonfirmasi mengatakan, sehari sebelum kejadian, korban mengaku mendapat ancaman dari seorang warganya.
"Jadi semalam itu Ibu Dusun sempat melapor, ada warganya yang ancamki. Katanya dia (warga) marah karena Bu Dusun tidak ikuti keinginannya untuk mengecor jalanan masuk ke rumahnya," jelas Jusman.
Baca juga: Berdarah Dingin, Taufik Hidayat Tusuk dan Gorok Temannya Sendiri Hingga Tewas
Saat kejadian, lanjut Jusman, suasana sekitar kejadian memang lumayan sepi, apalagi korban hanya tinggal berdua dengan anaknya yang masih sangat belia. Anaknya itulah yang menjadi saksi satu-satunya kejadian tersebut.
"Dia bilang, yang bunuh ibuku itu yang datang tadi malam di rumahnya kakekku. Sementara yang datang tersebut itu kebetulan warga yang sempat mengancam itu," jelasnya.
Baca juga: Menyesal Bunuh Ayah Tirinya, RSJ Mengaku Emosi Saat Ditegur Soal Pekerjaan
Jusman berharap polisi bisa tegas mengusut tuntas dan mencari pelaku pembunuhan . Ia mengaku tak terima kejadian yang menimpa aparatnya.
Sementara, Kapolsek Rilau Ale yang dikonfirmasi mengaku bahwa pihaknya tengah mendalami motif terjadinya pembunuhan tersebut."Masih lidik terkait pelaku dan motifnya," singkatnya.
(luq)
Lihat Juga :