Laut Ciparage Kembali Tercemar Minyak Pertamina, Nelayan Karawang Resah
Selasa, 20 April 2021 - 11:31 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Paniel Kogoya Jual Senjata M16 dan SS1 ke OPM Wilayah Nduga Papua Senilai Rp1 Miliar
Sementara itu Manager Communications Relation & CID Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ), Hari Setyono membenarkan terjadi kebocoran pipa di sekitar area BZZA, atau 15 mil dari bibir pantai Karawang. Dia memastikan PHE sudah melakukan langkah cepat menangani kebocoran pipa. "Kami bergerak cepat dan sudah menutup kembali pipa yang bocor," katanya.
Menurut Hari kebocoran terjadi pada 15 April sore hari. PHE ONWJ mengerahkan beberapa kapal untuk melakukan pembersihan sisa kebocoran minyak serta perbaikan pipa di lokasi kejadian. Selain itu juga melakukan pemantauan melalui laut dan udara mengikuti trajektori MOTUM (Model Tumpahan Minyak), termasuk fasilitas produksi PHE ONWJ dan area potensial lainnya untuk memastikan kondisi aman dan terkendali.
Hari mengatakan PHE ONWJ dalam operasinya mengutamakan aspek keselamatan, kesehatan kerja dan lindungan lingkungan. “Kami juga melakukan komunikasi dan koordinasi intensif dengan SKK Migas, Ditjen Migas, DLHK Kabupaten Karawang," katanya.
Sementara itu Manager Communications Relation & CID Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ), Hari Setyono membenarkan terjadi kebocoran pipa di sekitar area BZZA, atau 15 mil dari bibir pantai Karawang. Dia memastikan PHE sudah melakukan langkah cepat menangani kebocoran pipa. "Kami bergerak cepat dan sudah menutup kembali pipa yang bocor," katanya.
Menurut Hari kebocoran terjadi pada 15 April sore hari. PHE ONWJ mengerahkan beberapa kapal untuk melakukan pembersihan sisa kebocoran minyak serta perbaikan pipa di lokasi kejadian. Selain itu juga melakukan pemantauan melalui laut dan udara mengikuti trajektori MOTUM (Model Tumpahan Minyak), termasuk fasilitas produksi PHE ONWJ dan area potensial lainnya untuk memastikan kondisi aman dan terkendali.
Hari mengatakan PHE ONWJ dalam operasinya mengutamakan aspek keselamatan, kesehatan kerja dan lindungan lingkungan. “Kami juga melakukan komunikasi dan koordinasi intensif dengan SKK Migas, Ditjen Migas, DLHK Kabupaten Karawang," katanya.
(msd)
Lihat Juga :