Kejar-kejaran Warnai Penyergapan Bandar Sabu 89Kg di Bone, Pelaku Terkapar dan Tewas
Minggu, 18 April 2021 - 19:56 WIB
loading...
Jenazah bandar sabu yang tewas tertembak dalam aksi penyergapan petugas saat dibawa keluarganya dari rumah sakit untuk dimakamkan di kampung halamannya, Minggu (18/4/2021). Foto: iNews/Bulan Sri Indra
A
A
A
BONE - Badan Narkotika Nasional (BNN) pusat terpaksa menembak satu bandar narkoba saat berusaha kabur dalam penyergapan sabu sebanyak 89kg yang berlangsung dramatis di Kabupaten Bone , Sulawesi Selatan ( Sulsel ), Minggu (18/4/2021).
Dalam penyergapan itu, petugas terpaksa terlibat kejar-kejaran dengan dua bandar narkoba membawa sabu sebanyak 89Kg. Dua orang pelaku tersebut berasal dari Kabupaten Sidrap .
Baca juga: Simpan Sabu di Saku Celana, Pria Asal Muratara Diborgol Polisi
Awal penyergapan, pelaku dibuntuti tim gabungan dari BNN pusat bersama anggota Mabes Polri dan Bea Cukai, menuju Pelabuhan Bajoe, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel).
Pelaku berusaha melarikan diri saat dicegat saat akan memasuki Pelabuhan Bajoe, di Kelurahan Bajoe, Kecamatan Tanete Riattang Timur.
Mobil pelaku langsung dipepet dan ditabrak oleh petugas sehingga keduanya turun dari mobil dan berusaha lari ke pemukiman warga. Polisi langsung memburu keduanya dengan melumpuhkan dengan timah panas setelah mendapatkan tembakan peringatan.
Baca juga: Ungkap Misteri Mobil Terbakar di Maros, Polisi Tunggu Hasil Autopsi Rumah Sakit
Dalam penyergapan itu, petugas terpaksa terlibat kejar-kejaran dengan dua bandar narkoba membawa sabu sebanyak 89Kg. Dua orang pelaku tersebut berasal dari Kabupaten Sidrap .
Baca juga: Simpan Sabu di Saku Celana, Pria Asal Muratara Diborgol Polisi
Awal penyergapan, pelaku dibuntuti tim gabungan dari BNN pusat bersama anggota Mabes Polri dan Bea Cukai, menuju Pelabuhan Bajoe, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel).
Pelaku berusaha melarikan diri saat dicegat saat akan memasuki Pelabuhan Bajoe, di Kelurahan Bajoe, Kecamatan Tanete Riattang Timur.
Mobil pelaku langsung dipepet dan ditabrak oleh petugas sehingga keduanya turun dari mobil dan berusaha lari ke pemukiman warga. Polisi langsung memburu keduanya dengan melumpuhkan dengan timah panas setelah mendapatkan tembakan peringatan.
Baca juga: Ungkap Misteri Mobil Terbakar di Maros, Polisi Tunggu Hasil Autopsi Rumah Sakit
Lihat Juga :