Selain Sepatu dan Insentif Covid, Dugaan Korupsi Mobil Damkar Juga Didalami
Sabtu, 17 April 2021 - 11:09 WIB
loading...
A
A
A
“Jadikita duluan. Namun tidak tutup kemungkinan nanti kita bisa adakesulitan atau biar cepat masyarakat terlayani kita berkolaborasi, kan ngga ada salahnya. Misal PDL (pengadaan sepatu) ditangani mereka (polres), kita (kejaksaan) ambil dana covid atau bagaimana nanti kita bicarakan lanjut,” katanya.
Herlangga menuturkan pihaknya telah melakukan pendalaman sebelum kasus ini viral. Laporan diterima pihaknya pada 31 Maret 2021. Pihaknya melakukan pendalaman secara senyap.
“Kita kerjanya senyap, tanpa viral pun kita sudah bekerja. Karena laporan dari masyarakay itu tangg 31 maret, sebelum Sandi aksi, kita sudah jalan. Artinya kita tidak woro-woro karena kita intinya senyap tapi tujuan tercapai,” tegasnya. Baca juga: Akhirnya Sandi Resmi Dipanggil Kejaksaan, Blak-blakan soal Pemotongan Honor hingga Dana Covid-19
Namun dalam perjalanan pendalaman laporan ternyata kasus ini menjadi viral dan mendapat perhatian banyak kalangan. Bahkan Kementrian Dalam Negeri pun ikut memperhatikan kasus ini.
“Di tengah jalan ada aksi viral yang akhirnya dapat atensi semua masyarakat. Intinya ada aksi atau tidak, kita tetap melaksanakan pelayanan hukum pada masyarakat dengan cara menindaklanjuti, bisa dibuktikan dengan respons si pelapor, apakah merasa terlayani atau tidak. Apakah laporannya kita main-main atau tidak ya silakan tanya sendiri,” kata Herlangga.
Herlangga menuturkan pihaknya telah melakukan pendalaman sebelum kasus ini viral. Laporan diterima pihaknya pada 31 Maret 2021. Pihaknya melakukan pendalaman secara senyap.
“Kita kerjanya senyap, tanpa viral pun kita sudah bekerja. Karena laporan dari masyarakay itu tangg 31 maret, sebelum Sandi aksi, kita sudah jalan. Artinya kita tidak woro-woro karena kita intinya senyap tapi tujuan tercapai,” tegasnya. Baca juga: Akhirnya Sandi Resmi Dipanggil Kejaksaan, Blak-blakan soal Pemotongan Honor hingga Dana Covid-19
Namun dalam perjalanan pendalaman laporan ternyata kasus ini menjadi viral dan mendapat perhatian banyak kalangan. Bahkan Kementrian Dalam Negeri pun ikut memperhatikan kasus ini.
“Di tengah jalan ada aksi viral yang akhirnya dapat atensi semua masyarakat. Intinya ada aksi atau tidak, kita tetap melaksanakan pelayanan hukum pada masyarakat dengan cara menindaklanjuti, bisa dibuktikan dengan respons si pelapor, apakah merasa terlayani atau tidak. Apakah laporannya kita main-main atau tidak ya silakan tanya sendiri,” kata Herlangga.
(mhd)
Lihat Juga :