Duka Pedagang Pasar Minggu: Jam 5 Sore Kiriman Ayam Datang, Sejam Kemudian Hangus Semua
Selasa, 13 April 2021 - 13:00 WIB
loading...
Kebakaran yang terjadi di Blok C, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Senin (12/4/2021) masih menyisakan duka yang mendalam bagi para pedagang. Foto/MNC Portal/Carlos Roy Fajarta
A
A
A
JAKARTA - Kebakaran yang terjadi di Blok C, Pasar Minggu , Jakarta Selatan, Senin (12/4/2021) masih menyisakan duka yang mendalam bagi para pedagang. Beberapa pedagang menyesalkan kehilangan momentum memetik keuntungan penjualan pada awal Ramadhan.
Seorang pedagang, Fathur (22), mengaku rugi besar kala lapak ayam potongnya ludes dilalap si jago merah. Padahal, dia baru saja memesan sejumlah ayam dari Cilacap, Jawa Tengah dan Serang, Banten.
"Kebetulan juga karena Ramadhan ini saya kulakan (pesanan ayam). Baru datang pas jam 5 sore dari Cilacap dan Serang Banten, jam 6 sore terjadi kebakaran," ujarnya kepada MNC, Selasa (13/4/2021). (Baca juga; Kebakaran Pasar Inpres Pasar Minggu, 392 Kios Ludes Korban Nihil )
Fathur menceritakan sebelum kebakaran dia sedang berada di lapaknya di pojok bawah basement Blok C, sambil memotong pesanan ayam pelanggannya. Tiba-tiba, pada pukul 18.10 WIB, dia melihat asap hitam dari tengah basement. "Satpam terus teriak kebakaran," katanya.
Sejurus kemudian, api membesar dan dengan cepat meluas membakar bangunan kios. Saat itu Fathur panik tak karuan dan langsung menyelamatkan diri bersama ibu dan pegawainya yang membantu berjualan. "Kira-kira kurang lebih 20 menit lah mas, api cepet banget nyamber keseluruhan," katanya.
Seorang pedagang, Fathur (22), mengaku rugi besar kala lapak ayam potongnya ludes dilalap si jago merah. Padahal, dia baru saja memesan sejumlah ayam dari Cilacap, Jawa Tengah dan Serang, Banten.
"Kebetulan juga karena Ramadhan ini saya kulakan (pesanan ayam). Baru datang pas jam 5 sore dari Cilacap dan Serang Banten, jam 6 sore terjadi kebakaran," ujarnya kepada MNC, Selasa (13/4/2021). (Baca juga; Kebakaran Pasar Inpres Pasar Minggu, 392 Kios Ludes Korban Nihil )
Fathur menceritakan sebelum kebakaran dia sedang berada di lapaknya di pojok bawah basement Blok C, sambil memotong pesanan ayam pelanggannya. Tiba-tiba, pada pukul 18.10 WIB, dia melihat asap hitam dari tengah basement. "Satpam terus teriak kebakaran," katanya.
Sejurus kemudian, api membesar dan dengan cepat meluas membakar bangunan kios. Saat itu Fathur panik tak karuan dan langsung menyelamatkan diri bersama ibu dan pegawainya yang membantu berjualan. "Kira-kira kurang lebih 20 menit lah mas, api cepet banget nyamber keseluruhan," katanya.
Lihat Juga :