Pasokan Pangan di Sulsel Dipastikan Aman Selama Ramadan
Selasa, 13 April 2021 - 08:52 WIB
loading...
A
A
A
Terkait persoalan harga, diakui ada fluktuasi. Salah satu komoditas cabe, misalnya, yang sempat dilaporkan mengalamai kenaikan harga, dikatakan sudah mulai menurun. Sementara telur, mengalami kenaikan.
"Setelah kita cek, cabe sudah turun, dari yang sebelumnya harga Rp90-100 ribuan, sekarang sudah Rp70 ribu per Kg. Harga beras stabil. Harga minyak ada kenaikan seribu masih wajar. Daging Rp120 ribu masih normal. Harga ayam dan bawang juga normal. Yang naik ini harga telur, dari Rp38 ribu menjadi Rp43 ribu, naik Rp5 ribu," urai dia.
Baca Juga: Tiga Fase Naiknya Harga Pangan Selama Puasa dan Lebaran
Andi Sudirman pun memberi perhatian terhadap komoditas cabe. Stok perlu dipastikan, agar harga di pasaran bisa terkontrol. Cabe harus dijamin suplainya untuk Sulsel lebih dulu, khususnya Makassar.
"Nanti Jeneponto akan panen. Insya Allah akan mulai turun lagi. Kita juga tidak ingin (harga) turun kencang. Jangan sampai masalah di sistem rantai pasokan. Kita juga tidak bisa (menghambat penjualan) ketika luar Sulsel membutuhkan. Ini kan pasar, kita tidak bisa menahan barang untuk keluar,” paparnya.
Intervensi harga akan dilakukan melalui operasi pasar untuk mengendalikan. “Namun bagaimana kita menjaga harga tidak melonjak naik, maka kita akan turun untuk intervensi operasi pasar. Apalagi saat ini sudah turun dengan harga Rp70 ribu," lanjut Andi Sudirman.
"Setelah kita cek, cabe sudah turun, dari yang sebelumnya harga Rp90-100 ribuan, sekarang sudah Rp70 ribu per Kg. Harga beras stabil. Harga minyak ada kenaikan seribu masih wajar. Daging Rp120 ribu masih normal. Harga ayam dan bawang juga normal. Yang naik ini harga telur, dari Rp38 ribu menjadi Rp43 ribu, naik Rp5 ribu," urai dia.
Baca Juga: Tiga Fase Naiknya Harga Pangan Selama Puasa dan Lebaran
Andi Sudirman pun memberi perhatian terhadap komoditas cabe. Stok perlu dipastikan, agar harga di pasaran bisa terkontrol. Cabe harus dijamin suplainya untuk Sulsel lebih dulu, khususnya Makassar.
"Nanti Jeneponto akan panen. Insya Allah akan mulai turun lagi. Kita juga tidak ingin (harga) turun kencang. Jangan sampai masalah di sistem rantai pasokan. Kita juga tidak bisa (menghambat penjualan) ketika luar Sulsel membutuhkan. Ini kan pasar, kita tidak bisa menahan barang untuk keluar,” paparnya.
Intervensi harga akan dilakukan melalui operasi pasar untuk mengendalikan. “Namun bagaimana kita menjaga harga tidak melonjak naik, maka kita akan turun untuk intervensi operasi pasar. Apalagi saat ini sudah turun dengan harga Rp70 ribu," lanjut Andi Sudirman.
Lihat Juga :