Emosi Dipukul Balok Kayu, Kakek Suwardi Balas Hantam Cucu dengan Cangkul hingga Tewas
Senin, 12 April 2021 - 20:40 WIB
loading...
Suwardi (68) seorang kakek warga Desa Tuban, Kecamatan Gondangrejo, Kabupaten Karanganyar, Jateng diciduk Polisi usai menghantam Handi (17) cucunya dengan cangkul yang berakibat kematian. Foto iNews TV/Wahyu Endro
A
A
A
KARANGANYAR - Suwardi (68) seorang kakek warga Desa Tuban, Kecamatan Gondangrejo, Kabupaten Karanganyar , Jateng diciduk Polisi usai menghantam Handi (17) cucunya dengan cangkul yang berakibat kematian , Senin (12/4/2021). Diduga pelaku emosi usai dipukul cucunya dengan balok terlebih dahulu.
Darmaji Ketua RT setempat mengatakan, kejadian berawal dari korban Handi (17) memukul kakeknya Suwardi yang tengah berisitirahat di kamar depan menggunakan balok kayu.
Karena emosi pelaku selanjutnya balas mengejar dan memukul korban menggunakan cangkul di kepalanya. Akibat pukulan itu korban mengalami luka berat dan dilarikan ke rumah sakit terdekat sampai akhirnya dinyatakan meninggal.
Baca : Kakek di Surabaya Tega Palu Kepala Istrinya yang Lanjut Usia hingga Tewas
Keduanya, kata dia, tinggal di rumah yang sama milik Suwardi sang kakek. Korban yang masih remaja ini diketahui sering cekcok dengan pelaku dan keluarganya. Diduga korban meminta uang kepada pelaku karena tidak dikasih kemudian melakukan pemukulan ke sang kakek.
“Kondisi Handi korban luka, Mbah Wardi juga luka benjol di kening. Kejadian sekitar jam delapanan tadi. Mbah Wardi sendiri tadi sempat meminta maaf dan mengaku untuk membela diri saya sering mendapat laporan dari Mbah Wardi dimintain uang oleh korban,” kata dia.
Darmaji Ketua RT setempat mengatakan, kejadian berawal dari korban Handi (17) memukul kakeknya Suwardi yang tengah berisitirahat di kamar depan menggunakan balok kayu.
Karena emosi pelaku selanjutnya balas mengejar dan memukul korban menggunakan cangkul di kepalanya. Akibat pukulan itu korban mengalami luka berat dan dilarikan ke rumah sakit terdekat sampai akhirnya dinyatakan meninggal.
Baca : Kakek di Surabaya Tega Palu Kepala Istrinya yang Lanjut Usia hingga Tewas
Keduanya, kata dia, tinggal di rumah yang sama milik Suwardi sang kakek. Korban yang masih remaja ini diketahui sering cekcok dengan pelaku dan keluarganya. Diduga korban meminta uang kepada pelaku karena tidak dikasih kemudian melakukan pemukulan ke sang kakek.
“Kondisi Handi korban luka, Mbah Wardi juga luka benjol di kening. Kejadian sekitar jam delapanan tadi. Mbah Wardi sendiri tadi sempat meminta maaf dan mengaku untuk membela diri saya sering mendapat laporan dari Mbah Wardi dimintain uang oleh korban,” kata dia.
Lihat Juga :