Perhatian! Berita ini memuat konten dewasa.
Apakah anda sudah berusia 17 tahun atau lebih?

Wanita-wanita Seksi di Tempat Hiburan Malam Dites Urine, 5 Positif

loading...
Wanita-wanita Seksi di Tempat Hiburan Malam Dites Urine, 5 Positif
BNN Kabupaten Tuban, menggelar tes urine di tempat hiburan malam, hasilnya lima orang pengunjung dan pemandu lagu positif konsumsi obat-obatan terlarang. Foto/iNews TV/Pipiet Wibawanto
TUBAN - Lima orang pengunjung dan pemandu lagu tempat hiburan malam di Kabupaten Tuban/ Jawa Timur, diamankan tim gabungan BNN Kabupaten Tuban, Polres Tuban, dan Satpol PP Kabupaten Tuban.

Baca juga: Catat! Tempat Hiburan Malam di Bangka Selatan Dilarang Beroperasi Selama Ramadhan

Mereka diamankan setelah menjalani tes urine dan terindikasi menggunakan obat-obatan terlarang. Tes urine dilakukan untuk mengantisipasi peredaran narkoba jelang bulan suci ramadhan.



Razia yang digelar tim gabungan ini, dilakukan disejumlah tempat hiburan malam yang ada di sepanjang Jalur Pantura Kabupaten Tuban. Kepala BNN Kabupaten Tuban, AKBP I Made Arjana mengatakan, razia ini dilakukan sebagai upaya pencegahan penggunaan narkotika, serta obat obatan terlarang lainnya, khususnya menjelang datangnya bulan suci ramadhan.

Baca juga: Memalukan, Musda ke XV DPD KNPI Kota Makassar Ricuh di Hotel, 1 Terluka



Kedatangan petugas gabungan sempat mengejutkan para pengunjung dan karyawan tempat hiburan malam . Setelah memberi penjelasan, petugas langsung melakukan razia. Tak hanya melakukan pemeriksaan fisik, petugas juga melakukan tes urine secara acak kepada pengunjung dan wanita pemandu lagu.

Tiga pria pengunjung tempat hiburan malam , dan dua wanita pemandu lagu yang terindikasi menggunakan psikotropika atau obat-obatan terlarang langsung digelandang ke BNN Kabupaten Tuban, untuk menjalani tes lanjutan guna memastikan jenis zat kimia yang terkandung dalam obat yang dikonsumsi.

Baca juga: Longsor Batu dan Lumpur Tutup Jalur Antar Desa di Pacitan, Ratusan Warga Terisolir

Apabila zat yang dikonsumsi lima orang tersebut terbukti merupakan narkoba , maka petugas akan memberi sangsi tegas. Namun jika zat yang dikonsumsi merupakan obat biasa, maka akan diberikan pembinaan dan dikembalikan ke rumah masing-masing, serta wajib lapor sebagai efek jera.



Petugas juga sempat melakukan penggeledahan terhadap sebuah mobil milik salah satu pengunjung, hal itu dilakukan untuk memastikan obat jenis apa yang di konsumsi pengunjung diskotik. Razia serupa akan terus diintensifkan selama bulan ramadhan," tegasnya.
(eyt)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top