PVMBG Ungkap Penyebab Gempa Bumi Malang, Simak Fakta-faktanya
Sabtu, 10 April 2021 - 22:51 WIB
loading...
A
A
A
"Getaran gempa bumi terasa lebih kuat pada batuan muda (Kuarter) yang bersifat urai dan tidak terkompaksi dan memperkuat efek guncangan gempa bumi," kata Andiani dalam keterangan resminya, Sabtu (10/4/2021).
Andiani pun mengungkapkan penyebab gempa bumi tersebut. Menurutnya, berdasarkan lokasi pusat gempa bumi dan kedalamannya, sumber gempa bumi berada pada Lempeng Indo-Australia yang menunjam di bawah Lempeng Eurasia.
"Gempa bumi yang terjadi disebut juga gempa bumi (ntraslab)," sebutnya.
Berdasarkan informasi dari Pos Pengamatan Gunungapi (PPGA), lanjut Andiani, guncangan gempa bumi dirasakan di PPGA Ijen (Kecamatan Glagah, Banyuwangi) dengan intensitas IV MMI (Modified Mercalli Intensity), di PPGA Semeru (Kecamatan Candipuro, Lumajang) sebesar III MMI.
Berdasarkan BMKG, guncangan gempa bumi dirasakan di Turen dengan intensitas V MMI, di Karangkates, Malang, dan Blitar sebesar IV MMI, di Kediri, Trenggalek, dan Jombang sebesar III-IV MMI, di Nganjuk, Ponorogo, Madiun, Yogyakarta, Ngawi, Lombok Barat, Mataram, Kuta, Jimbaran, dan Denpasar dengan intensitas III MMI, serta di Mojokerto, Klaten, Lombok Utara, Sumbawa, Tabanan, Klungkung, dan Banjarnegara dengan intensitas II MMI.
Andiani memastikan, gempa bumi ini tidak menyebabkan tsunami karena meskipun berpusat di laut, namun energinya tidak cukup kuat untuk menyebabkan deformasi di bawah laut.
Andiani pun mengungkapkan penyebab gempa bumi tersebut. Menurutnya, berdasarkan lokasi pusat gempa bumi dan kedalamannya, sumber gempa bumi berada pada Lempeng Indo-Australia yang menunjam di bawah Lempeng Eurasia.
"Gempa bumi yang terjadi disebut juga gempa bumi (ntraslab)," sebutnya.
Berdasarkan informasi dari Pos Pengamatan Gunungapi (PPGA), lanjut Andiani, guncangan gempa bumi dirasakan di PPGA Ijen (Kecamatan Glagah, Banyuwangi) dengan intensitas IV MMI (Modified Mercalli Intensity), di PPGA Semeru (Kecamatan Candipuro, Lumajang) sebesar III MMI.
Berdasarkan BMKG, guncangan gempa bumi dirasakan di Turen dengan intensitas V MMI, di Karangkates, Malang, dan Blitar sebesar IV MMI, di Kediri, Trenggalek, dan Jombang sebesar III-IV MMI, di Nganjuk, Ponorogo, Madiun, Yogyakarta, Ngawi, Lombok Barat, Mataram, Kuta, Jimbaran, dan Denpasar dengan intensitas III MMI, serta di Mojokerto, Klaten, Lombok Utara, Sumbawa, Tabanan, Klungkung, dan Banjarnegara dengan intensitas II MMI.
Andiani memastikan, gempa bumi ini tidak menyebabkan tsunami karena meskipun berpusat di laut, namun energinya tidak cukup kuat untuk menyebabkan deformasi di bawah laut.
Lihat Juga :