Destinasi Wisata yang Memukau di Lamandau yang Wajib Dikunjungi

Sabtu, 10 April 2021 - 17:57 WIB
loading...
Destinasi Wisata yang...
Festival Babukung: Babukung merupakan ritual adat masyarakat dayak tomun. Bukung bermakna topeng. Biasanya dilakukan ketika ada salah satu penduduk yang menganut agama kaharingan meninggal dunia
A A A
NANGA BULIK - Kabupaten Lamandau, Kalimantan Tengah (Kalteng) menyimpan sejumlah destinasi wisata yang memukau. Ada empat budaya dan lokasi wisata yang wajib dikunjungi.

Lamandau yang beribu kota di Nanga Bulik ini berdekatan dengan Pegunungan Muller Schwaner, pegunungan ini dijuluki sebagai The Heart of Borneo. Untuk mencapai daerah ini, bisa melalui Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat dari Bandara Iskandar di kota Pangkalan Bun. Jaraknya sekitar 100 km, atau sekitar dua jam perjalanan darat.

Berikut lokasi wisata di Kabupaten Lamandau yang wajib dikunjungi.

1. Riam Bahu Burung di Kecamatan Bulik Timur

Jiwa petualangmu akan diuji untuk menemukan Riam Bahu Burung. Disebut demikian karena apabila dilihat dari kejauhan, seperti di perbukitan, riam tersebut tampak seolah-olah bahu burung. Menurut penduduk sekitar, ada mata air tersembunyi di puncak bukit desa.

Namun, sayangnya lokasi ini belum terkelola dengan baik. Ditambah lagi dengan sulitnya akses. Dengan dua jalur, darat dan sungai, kamu bisa mengunjungi Riam Bahu Burung dalam waktu tempuh sekitar tiga jam dengan perahu getek dan lima naik sepeda motor.

2. Mendaki Surga di Bukit Sebayan

Bukit Sebayan diyakini masyarakat Dayak Tomun, yang menganut kepercayaan Kaharingan, sebagai lokasi surga bagi orang yang telah meninggal dunia. Bukit ini juga masih menyimpan hutan-hutan perawan yang eksotik.

Disarankan bagi yang ingin mendaki bukit untuk ditemani oleh pemandu dari penduduk sekitar. Hal ini karena ada kepercayaan dan pantangan yang menjadi budaya sejak dulu. Di bukit ini banyak terdapat flora bernama bunga Sebayan. Daya tarik Bukit Sebayan bagi para petualang adalah lokasinya yang menantang. Jarak dari ibu kota kabupaten ke bukit ini sekitar 3,5 jam perjalanan.

3. Rumah Betang Ojung Batu, Rumbang Pirak, dan Rumbang Rongas

Ada tiga rumah betang yang menjadi cagar budaya di Kecamatan Delang, yaitu Ojung Batu, Rumbang Pirak, dan Bintang Timur. Ojung Batu merupakan rumah betang yang bentuknya sedikit modern.

Dulu, Ojung Batu dimiliki oleh seorang dayak yang memiliki puluhan hingga ratusan tajau (tempayan) yang disimpan di rumah tersebut. Sementara itu Rumah Betang Rumbang Pirak berbentuk lebih kecil dibandingkan Ojung Batu. Rumbang Pirak bahkan terletak di tepi sungai. Rumah betang ini sangat istimewa karena mempertahankan originalitasnya. Tiang-tiang penyangga masih kayu ulin asli dengan kulitnya yang tampak.

4. Air terjun Palikodan, Tambai, dan Rohap

Air terjun ini dinamakan Air Terjun Palikodan. Ada empat tingkatan pada air terjun. Air terjun Tambai mesti ditempuh melewati ladang-ladang warga sekitar. Jika pergi pagi-pagi, kamu bisa bertukar sapa dengan penduduk yang sedang bekerja. Selanjutnya, jika kamu berjalan lebih ke hulu, kamu akan menemukan Air Terjun Rohap. Lokasinya sekitar 200 meter dari Air Terjun Tambai. Sepanjang mata memandang hanya ada hutan yang lebat.

5. Festival Babukung

Babukung merupakan ritual adat masyarakat Dayak Tomun. Bukung bermakna topeng. Biasanya dilakukan ketika ada salah satu penduduk yang menganut Kepercayaan Kaharingan meninggal dunia. Pada mulanya ritual ini bertujuan untuk memberikan hiburan kepada keluarga, dan kini menjadi festival tahunan di Lamandau.

Kini babukung dijadikan agenda tahunan Pemerintah Kabupaten Lamandau. Berbagai kelompok babukung dari seluruh desa diundang untuk mengirimkan wakilnya dalam tarian Babukung. Biasanya festival ini diselenggarakan pada Juli.

Nah, jiwa-jiwa petualang, kamu bisa memilih Lamandau menjadi destinasimu selanjutnya. Selamat menjelajah dan tetap jaga etika agar petualanganmu menyenangkan, ya! (CM)
(ars)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Wakil Ketua Komisi VII:...
Wakil Ketua Komisi VII: Gelaran Tona Sian Huta Angkat Opera Batak ke Panggung Nasional
Libur Panjang, Monas...
Libur Panjang, Monas Diserbu 4.009 Pengunjung, 129 di Antaranya Wisatawan Mancanegara
BPODT Sebut Infrastruktur...
BPODT Sebut Infrastruktur dan Regulasi Kunci Pengembangan Destinasi Danau Toba
The Maritime Circle,...
The Maritime Circle, Cara Baru Menikmati Kepemilikan Yacht di Bali
Menhan dan Satgas PKH...
Menhan dan Satgas PKH Ambil Alih 1.699 Ha Lahan Tambang Ilegal di Kalteng
Lebaran Kedua, 30 Ribu...
Lebaran Kedua, 30 Ribu Kendaraan Serbu Kawasan Wisata Pandeglang
Bank Kalteng Jadi Sponsor...
Bank Kalteng Jadi Sponsor Utama Adhyaksa FC di Super League Musim Depan
Adhyaksa FC Pindah Homebase...
Adhyaksa FC Pindah Homebase ke Kalimantan Tengah, Buka Peluang Ganti Nama Jadi Kalteng FC
Indonesia Raih Peringkat...
Indonesia Raih Peringkat 2 Dunia Destinasi Wisata Ramah Muslim Versi GMTI 2026
Rekomendasi
Inilah Alasan XLSMART...
Inilah Alasan XLSMART Tanam Ratusan Menara 5G di IKN
IHSG Ambruk 4,55% dalam...
IHSG Ambruk 4,55% dalam Sepekan, Ini Saham-saham yang Cuan dan Boncos
Pengadilan Inggris Butuh...
Pengadilan Inggris Butuh 300 Tahun untuk Selesaikan Tumpukan Kasus
Berita Terkini
Blusukan, Jokowi Terima...
Blusukan, Jokowi Terima Gelar Adat Tertinggi dari 5 Kerajaan Adat Lampung
Licin! Markas Judi Online...
Licin! Markas Judi Online di Hayam Wuruk Kelola 145 Website untuk Hindari Pemblokiran
Sambut HUT Jakarta,...
Sambut HUT Jakarta, Ratusan Sispala Ikuti Lomba Dayung di BKT Jaktim
MNC University Bersama...
MNC University Bersama MNC Peduli Salurkan 2 Ton Beras untuk Warga Kelurahan Kebon Sirih
Gelar Nikah Massal,...
Gelar Nikah Massal, PGN Bantu Masyarakat Peroleh Kepastian Hukum Pernikahan
Aksi Mahasiswa Bagian...
Aksi Mahasiswa Bagian dari Kontrol Jalannya Pemerintahan
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved