Ledakan Kilang Minyak Balongan Bawa Korban Nyawa, Isak Tangis Iringi Pemakaman Jenazah

loading...
Ledakan Kilang Minyak Balongan Bawa Korban Nyawa, Isak Tangis Iringi Pemakaman Jenazah
Pemakaman jenazah korban kebakaran kilang minyak Balongan, Indramayu, Jawa Barat.
INDRAMAYU - Kebakaran kilang minyak Balongan makan korban meninggal dunia. Korban bernama Ibnu Azis (17), warga Desa Juntikedokan, Kecamatan Juntinyuat, Indramayu, Jawa Barat meninggal setelah menjalani perawatan di Rumah Sakit Pusat Pertamina RSPP), Jakarta, pada Jumat 9 April 2021 sekira pukul 22.49 WIB.

Isak tangis keluarga pecah saat jenazah korban tiba di rumah duka pada Sabtu (10/4/2021) pagi. Sejumlah kerabat dan tetangga nampak hadir untuk melayat, serta mendampingi keluarga korban.

Baca juga: Tarhib Ramadhan, Ridwan Kamil Ajak Warga Jabar Muliakan dan Bahagiakan Orang Tua

Menurut Camat Juntinyuat, M Nurul Huda, ketika menjalani perawatan, kondisi almarhum Ibnu Azis sebelumnya sempat membaik. Meski demikian, nyawa korban tidak tertolong karena mengalami luka bakar hampir di seluruh tubuh.

"Pada saat dirawat di Rumah Sakit Pertamina sempat juga ada tanda-tanda membaik. Tapi Allah SWT merencanakan hal lain dan dinyatakan meninggal dunia tadi malam," ujarnya kepada wartawan, Sabtu (10/4/2021).



Dia menyampaikan, saat ini jenazah korban sudah dimakamkan di tempat pemakaman umum yang berada di Desa Juntikedokan. Ia menambahkan, korban dinyatakan meninggal dunia pada Jumat malam. "Jam 10 malam lebih pasien meninggal dunia dan sekarang sudah dimakamkan di Juntikedokan," tuturnya.

Baca juga: Polda Jabar Sebut Olah TKP Empat Tangki Tak Ganggu Operasional Kilang Balongan

Sementara itu, General Manager Kilang Balongan, Hendri Agustian mengatakan, pihaknya menyampaikan bela sungkawa yang sedalam-dalamnya atas kepergian korban. Ia memastikan, Pertamina akan bertanggungjawab dan memberikan penanganan terbaik selanjutnya bagi almarhum dan keluarga yang ditinggalkan.

"Mewakili Pertamina, saya menyampaikan rasa duka terdalam atas kepergian Almarhum. Kami memohon maaf, karena ikhtiar yang dilakukan tidak dapat menyelamatkan almarhum," ujar Hendri.

Sekedar diketahui, almarhum Ibnu Azis sebelumnya menjalani perawatan maksimal di Burn Unit RSPP selama 12 hari, setelah terjadinya insiden tangki T-301 di area Kilang Balongan. Pada Jumat 9 April 2021, sekira pukul 22.49 WIB, korban dinyatakan meninggal dunia.
(msd)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top