Gelar Konferensi Internasional, 45 Paper Lintas Negara Bahas Perkembangan ICT
Jum'at, 09 April 2021 - 14:49 WIB
loading...
ARS University bersama Telkom University menggelar Asia Pacific Conference on Wireless and Mobile 2021 (APWi Mob 2021). Foto SINDOnews
A
A
A
BANDUNG - Sebanyak 45 paper dari berbagai wilayah dibahas dalam Asia Pacific Conference on Wireless and Mobile 2021 (APWi Mob 2021) yang digelar secara daring pada 8 hingga 9 April 2021.
Puluhan paper tersebut membahas tentang perkembangan teknologi informasi dan komunikasi (TIK). Konferensi ini merupakan kolaborasi antara ARS University, Telkom University, dan IEEE Communication Society Indonesia Chapter. Baca juga: Presiden Jokowi Hadiri KTT D-8 OKI secara Virtual
Ketua Penyelenggara APWi Mob 2021 yang juga Wakil Rektor bidang Kerjasama & Inovasi ARS University Wiseto Agung mengatakan, tercatat ada 110 paper yang diterima dalam agenda APWi Mob. Pengumpulan paper dilakukan sejak pertengahan 2020 sampai dengan 7 Februari 2021.
"Paper ini melibatkan 297 reviewer dari 30 negara. Dengan proses riview yang cukup ketat, akhirnya terpilihlah 45 paper yang dipresentasikan melalui Zoom Meeting pada konsistensi yang digelar selama dua hari," beber dia.
Menurut dia, konferensi ini diselenggarakan bukan tanpa alasan melainkan lahir dari kepedulian kalangan akademisi khususnya di bidang ICT. Menurut dia, ICT dirasa mempunyai dampak yang besar bagi masyarakat dan industri, baik di sisi ekonomi, maupun produktivitas penggunanya.
Puluhan paper tersebut membahas tentang perkembangan teknologi informasi dan komunikasi (TIK). Konferensi ini merupakan kolaborasi antara ARS University, Telkom University, dan IEEE Communication Society Indonesia Chapter. Baca juga: Presiden Jokowi Hadiri KTT D-8 OKI secara Virtual
Ketua Penyelenggara APWi Mob 2021 yang juga Wakil Rektor bidang Kerjasama & Inovasi ARS University Wiseto Agung mengatakan, tercatat ada 110 paper yang diterima dalam agenda APWi Mob. Pengumpulan paper dilakukan sejak pertengahan 2020 sampai dengan 7 Februari 2021.
"Paper ini melibatkan 297 reviewer dari 30 negara. Dengan proses riview yang cukup ketat, akhirnya terpilihlah 45 paper yang dipresentasikan melalui Zoom Meeting pada konsistensi yang digelar selama dua hari," beber dia.
Menurut dia, konferensi ini diselenggarakan bukan tanpa alasan melainkan lahir dari kepedulian kalangan akademisi khususnya di bidang ICT. Menurut dia, ICT dirasa mempunyai dampak yang besar bagi masyarakat dan industri, baik di sisi ekonomi, maupun produktivitas penggunanya.
Lihat Juga :