Permintaan Tinggi, IKM Butuh Kuota Khusus Gula Rafinasi 300 Ribu Ton
Jum'at, 09 April 2021 - 13:22 WIB
loading...
A
A
A
"Jadi, jika permintaan industri besar, IKM tidak terlayani. Kalau ada kuota khusus kan lebih enak lagi, jadi terjamin lah," imbuhnya.
Dengan hadirnya kuota khusus gula kristal rafinasi bagi IKM, tambah Yamin, maka akan semakin banyak IKM yang dapat menikmati gula kristal rafinasi. Terlebih, pertumbuhan IKM pascapandemi COVID-19 terus menunjukkan peningkatan.
"Ya, paling tidak (kuota khusus gula radiasi IKM) 300.000 ton untuk seluruh Indonesia," sebutnya.
Meski begitu, Yamin memastikan bahwa stok gula kristal rafinasi untuk tahun ini, termasuk menjelang Lebaran 2021 aman. Bahkan, kata Yamin, di semester I 2021 saja, stok gula rafinasi sudah mencapai 1,9 juta ton.
"Meskipun tidak setinggi sebelum pandemi yang mencapai 7-8 persen, permintaan gula rafinasi tetap tumbuh meski hanya 3-4 persen. Tapi yang penting, sudah ada sugar row (gula rafinasi), jadi stok aman," tandasnya.
Senada dengan Yamin, Pimpinan Koperasi Bina Usaha Mandiri Indonesia (BUMI), Hely Herlina Ayudya berharap, meningkatnya permintaan gula kristal rafinasi dari para pelaku IKM haruslah dibarengi dengan ketersediaan gula kristal rafinasi, sehingga produksi IKM dapat tumbuh berkesinambungan.
Dengan hadirnya kuota khusus gula kristal rafinasi bagi IKM, tambah Yamin, maka akan semakin banyak IKM yang dapat menikmati gula kristal rafinasi. Terlebih, pertumbuhan IKM pascapandemi COVID-19 terus menunjukkan peningkatan.
"Ya, paling tidak (kuota khusus gula radiasi IKM) 300.000 ton untuk seluruh Indonesia," sebutnya.
Meski begitu, Yamin memastikan bahwa stok gula kristal rafinasi untuk tahun ini, termasuk menjelang Lebaran 2021 aman. Bahkan, kata Yamin, di semester I 2021 saja, stok gula rafinasi sudah mencapai 1,9 juta ton.
"Meskipun tidak setinggi sebelum pandemi yang mencapai 7-8 persen, permintaan gula rafinasi tetap tumbuh meski hanya 3-4 persen. Tapi yang penting, sudah ada sugar row (gula rafinasi), jadi stok aman," tandasnya.
Senada dengan Yamin, Pimpinan Koperasi Bina Usaha Mandiri Indonesia (BUMI), Hely Herlina Ayudya berharap, meningkatnya permintaan gula kristal rafinasi dari para pelaku IKM haruslah dibarengi dengan ketersediaan gula kristal rafinasi, sehingga produksi IKM dapat tumbuh berkesinambungan.
Lihat Juga :