Dirut Pos Indonesia Raih CEO BUMN Terbaik Driving Transformation 2021
Jum'at, 09 April 2021 - 10:39 WIB
loading...
A
A
A
“Pada penilaian Anugerah BUMN 2021, dewan juri tidak hanya melihat dari sisi pertumbuhan perusahaan tapi juga pada sisi ketahanan, khususnya di masa pandemi Covid-19. Kami juga mengamati corporate governance-nya agar lebih komprehensif, sehingga kali ini diputuskan untuk menilai pemenang The Best di masing-masing kategori,” jelas Tanri Abeng yang juga merupakan Dewan Pakar BUMN Track.
Sebagai Chief Executif Officer, Faizal menetapkan tahun 2021 sebagai tahun “turn around”. Pos Indonesia akan membalikkan arah menjadi yang terbaik, menjadi tahun kebangkitan untuk mencapai target RP 6,8 triliun.
“Pos Indonesia bersiap melakukan transformasi dan membangun kompetensi sebagai perusahaan yang adaptif di tengah perkembangan zaman," kata Faizal Rochmad Djoemadi.
Di tengah industri kurir yang semakin “seru” dengan bermunculannya perusahaan kurir dan para start-up bisnis yang bergerak di bidang jasa kurir, mulai dari yang berskala lokal dalam kota hingga internasional, Faizal tetap melakukan berbagai pembenahan dan tidak menganggap ini sebagai ancaman.
Justru ini menjadi sebuah kesempatan untuk berkolaborasi menawarkan jaringan fisik yang sudah dibangun Pos selama 275 tahun dengan jangkauan hingga ke pelosok bahkan daerah 3T.
Pos Indonesia, kata Faizal, tengah mengembangkan bisnis di dua segmen vital bagi para pemain digital, yaitu marketplace dan media sosial.
Langkah ini dimulai dengan merilis platform baru layanan kurir POS Indonesia agar lebih cepat merespon fitur-fitur yang dibutuhkan pasar, membangun partnership dengan penyedia platform digital yang teruji secara domestik maupun internasional, serta memperbaiki back-end.
Sebagai Chief Executif Officer, Faizal menetapkan tahun 2021 sebagai tahun “turn around”. Pos Indonesia akan membalikkan arah menjadi yang terbaik, menjadi tahun kebangkitan untuk mencapai target RP 6,8 triliun.
“Pos Indonesia bersiap melakukan transformasi dan membangun kompetensi sebagai perusahaan yang adaptif di tengah perkembangan zaman," kata Faizal Rochmad Djoemadi.
Di tengah industri kurir yang semakin “seru” dengan bermunculannya perusahaan kurir dan para start-up bisnis yang bergerak di bidang jasa kurir, mulai dari yang berskala lokal dalam kota hingga internasional, Faizal tetap melakukan berbagai pembenahan dan tidak menganggap ini sebagai ancaman.
Justru ini menjadi sebuah kesempatan untuk berkolaborasi menawarkan jaringan fisik yang sudah dibangun Pos selama 275 tahun dengan jangkauan hingga ke pelosok bahkan daerah 3T.
Pos Indonesia, kata Faizal, tengah mengembangkan bisnis di dua segmen vital bagi para pemain digital, yaitu marketplace dan media sosial.
Langkah ini dimulai dengan merilis platform baru layanan kurir POS Indonesia agar lebih cepat merespon fitur-fitur yang dibutuhkan pasar, membangun partnership dengan penyedia platform digital yang teruji secara domestik maupun internasional, serta memperbaiki back-end.
Lihat Juga :