Jelang Ramadhan, Kabupaten Bekasi Siapkan Aplikasi Pasar Online
Jum'at, 09 April 2021 - 09:46 WIB
loading...
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A
A
A
BEKASI - Menjelang Ramadhan , Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi tengah menyiapkan aplikasi berupa toko digital yang menjual serangkaian kebutuhan pokok. Aplikasi ini disiapkan untuk menjaga stabilitas harga di pasaran serta meningkatkan daya beli masyarakat.Selain itu, menghindari terjadinya kerumunan di pasar.
Bupati Eka Supria Atmaja menyatakan, memasuki bulan ramadan pihaknya tidak hanya berkonsentrasi pada ketersediaan stok barang kebutuhan pokok. Lebih dari itu, daya beli masyarakat pun turut menjadi prioritas.Sebab,pandemi covid-19 turut berpengaruh pada kondisi perekonomian di daerah.
”Maka dari itu, konsentrasinya bukan sekadar barangnya ada atau tidak. Tapi, masyarakatnya mampu beli atau tidak. Daya beli ini yang harus juga menjadi perhatian,” katanya kepada wartawan, Jumat (9/4/2021). Baca juga: Pemkab Bekasi Anggarkan Rp5 Miliar untuk Fasilitas dan Infrastruktur ETLE
Untuk itu, kata dia, pemerintah menyiapkan sejumlah langkahmulai dari pengendalian harga sampai aplikasi yang dapat memudahkan masyarakat untuk memenuhi kebutuhannyadi bulanramadan ini.
Sekretaris Dinas Perdagangan Kabupaten Bekasi, Andi Suhandhi mengatakan, aplikasi toko digital ini tengah dalam persiapan agar dapat digunakan sebelum memasuki bulan puasa ini.
“Jadi aplikasi ini seperti pasar online gitu, tapi milik Pemkab Bekasi yang dikelola oleh kami dari Dinas Perdagangan,” katanya. Baca juga: Pemkab Bekasi Didesak Bayar Ratusan Paket Pekerjaan Jalan Lingkungan 2020
Menurut dia, aplikasi ini dinilai mampu meningkatkan daya beli lantaran harga yang tercantum lebih terkendali. Kemudian memudahkan masyarakat berbelanja tanpa harus keluar rumah.Rencananya pasar online ini akan difokuskan di empat titik pasar yang mencakup keseluruhan wilayah Kabupaten Bekasi.
Bupati Eka Supria Atmaja menyatakan, memasuki bulan ramadan pihaknya tidak hanya berkonsentrasi pada ketersediaan stok barang kebutuhan pokok. Lebih dari itu, daya beli masyarakat pun turut menjadi prioritas.Sebab,pandemi covid-19 turut berpengaruh pada kondisi perekonomian di daerah.
”Maka dari itu, konsentrasinya bukan sekadar barangnya ada atau tidak. Tapi, masyarakatnya mampu beli atau tidak. Daya beli ini yang harus juga menjadi perhatian,” katanya kepada wartawan, Jumat (9/4/2021). Baca juga: Pemkab Bekasi Anggarkan Rp5 Miliar untuk Fasilitas dan Infrastruktur ETLE
Untuk itu, kata dia, pemerintah menyiapkan sejumlah langkahmulai dari pengendalian harga sampai aplikasi yang dapat memudahkan masyarakat untuk memenuhi kebutuhannyadi bulanramadan ini.
Sekretaris Dinas Perdagangan Kabupaten Bekasi, Andi Suhandhi mengatakan, aplikasi toko digital ini tengah dalam persiapan agar dapat digunakan sebelum memasuki bulan puasa ini.
“Jadi aplikasi ini seperti pasar online gitu, tapi milik Pemkab Bekasi yang dikelola oleh kami dari Dinas Perdagangan,” katanya. Baca juga: Pemkab Bekasi Didesak Bayar Ratusan Paket Pekerjaan Jalan Lingkungan 2020
Menurut dia, aplikasi ini dinilai mampu meningkatkan daya beli lantaran harga yang tercantum lebih terkendali. Kemudian memudahkan masyarakat berbelanja tanpa harus keluar rumah.Rencananya pasar online ini akan difokuskan di empat titik pasar yang mencakup keseluruhan wilayah Kabupaten Bekasi.
Lihat Juga :