Antrean Jamaah Haji Jatim Terpanjang di Indonesia Capai 1,5 Juta Orang
Jum'at, 09 April 2021 - 07:30 WIB
loading...
Kabid Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kanwil Kemenag Jatim, M Nurul Huda.memberikan keterangan terkait perkembangan calon jamaah haji Jatim. Foto: iNews/Hari Tambayong
A
A
A
SURABAYA - Kantor wilayah Kementrian Agama (Kemenag), Provinsi Jawa Timur (Jatim) mencatat antrean jamaah haji di Jatim merupakan antrean terpanjang se-Indonesia yakni mencapai 1,5 juta di tahun 2021 ini.
Kendati demikian, baik Kanwil Kemenag maupun perusahaan travel haji dan umroh se-Jatim masih menunggu keputusan dari pemerintah pusat dan Arab Saudi terkait pemberangkatan jamaah. “Apapun hasilnya kami terima,” kata Kabid Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kanwil Kemenag Jatim, M Nurul Huda.
Baca juga: Hore...! Biaya Operasional RT dan RW di Surabaya Naik 100 Persen
Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Timur, mendata selain tingginya antrean jamaah haji. Antrean jamaah umrah yang menunggu untuk diberangkatkan juga tinggi yakni lebih dari 600.000 orang, dari data terakhir yang dihimpun pada tanggal 6 april 2021.
Tingginya antrean haji dan umrah tersebut diklaim karena animo masyarakat tinggi untuk beribadah. “Kendati demikian Kanwil Kemenag Jawa Timur masih menunggu keputusan dari kerajaan Arab Saudi dan pemerintah pusat untuk membuka kembali ibadah haji dan umrah dalam waktu dekat,” katanya.
Kendati demikian, baik Kanwil Kemenag maupun perusahaan travel haji dan umroh se-Jatim masih menunggu keputusan dari pemerintah pusat dan Arab Saudi terkait pemberangkatan jamaah. “Apapun hasilnya kami terima,” kata Kabid Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kanwil Kemenag Jatim, M Nurul Huda.
Baca juga: Hore...! Biaya Operasional RT dan RW di Surabaya Naik 100 Persen
Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Timur, mendata selain tingginya antrean jamaah haji. Antrean jamaah umrah yang menunggu untuk diberangkatkan juga tinggi yakni lebih dari 600.000 orang, dari data terakhir yang dihimpun pada tanggal 6 april 2021.
Tingginya antrean haji dan umrah tersebut diklaim karena animo masyarakat tinggi untuk beribadah. “Kendati demikian Kanwil Kemenag Jawa Timur masih menunggu keputusan dari kerajaan Arab Saudi dan pemerintah pusat untuk membuka kembali ibadah haji dan umrah dalam waktu dekat,” katanya.
Lihat Juga :