Memilukan, Gadis Belia di Pandeglang Hidup di Gubug Reot Sambil Urus Keponakan
Kamis, 08 April 2021 - 18:16 WIB
loading...
A
A
A
"Ya kang, pas Minggu kemarin kami galang donasi Alhamdulillah sudah dapat bantuan langsung dari Pemprov Rp20 juta. Sekarang rumahnya sudah dibongkar sama warga," kata Wardi Kurniawan, guru sekolah Siti Nuraida.
Baca juga: Harimau Jawa Tak Muncul, BKSDA Tarik Kamera Pengintai di Lereng Wilis Tulungagung
Wardi mengaku, uang bantuan itu langsung dialokasikan untuk pembangunan rumah supaya muridnya bisa lebih nyaman ketika belajar. Ia pun sudah meminta bantuan ke warga setempat agar ikut membantu gotong royong membangun kembali tempat tinggal untuk Aida agar lebih layak.
"Warga juga Alhamdulillah mau pada ikut bantu gotong royong. Yang penting anaknya bisa punya tempat tinggal yang lebih baik dulu kang, supaya enggak khawatir lagi kalau hujan gede enggak takut bocor segala macem," ungkapnya.
Meski sudah mendapat bantuan untuk renovasi rumah Siti, Wardi menyatakan ia bersama warga yang lain masih terus menggalang donasi . Ia ingin masa depan muridnya ini bisa terjamin, minimal dengan punya usaha kecil-kecilan miliknya sendiri.
Baca juga: NTT Diterjang Bencana, Gubernur Laiskodat Murka Copot Kepala BPBD dan Jemput Paksa Bupati
Camat Cimanggu, Hadi Fatoni mengatakan kami dari pihak kecamatan dan desa sudah mengajukan berbagai program buat Siti sebelum ada pemberitaan. "Bantuan pangan non Tunai BPNT sudah, PKH sudah, program Bantuan Sosial Perumahan Bersubsidi (BSPS) sudah kita programkan, Bantuan Rumah Tidak Layak Huni ( RTLH) sudah kita programkan dengan desa, proposal pengajuan ke Dinsos juga sudah kita ajukan, ke Swasta (PT. CSD) sudah dan lagi berproses," katanya.
Baca juga: Harimau Jawa Tak Muncul, BKSDA Tarik Kamera Pengintai di Lereng Wilis Tulungagung
Wardi mengaku, uang bantuan itu langsung dialokasikan untuk pembangunan rumah supaya muridnya bisa lebih nyaman ketika belajar. Ia pun sudah meminta bantuan ke warga setempat agar ikut membantu gotong royong membangun kembali tempat tinggal untuk Aida agar lebih layak.
"Warga juga Alhamdulillah mau pada ikut bantu gotong royong. Yang penting anaknya bisa punya tempat tinggal yang lebih baik dulu kang, supaya enggak khawatir lagi kalau hujan gede enggak takut bocor segala macem," ungkapnya.
Meski sudah mendapat bantuan untuk renovasi rumah Siti, Wardi menyatakan ia bersama warga yang lain masih terus menggalang donasi . Ia ingin masa depan muridnya ini bisa terjamin, minimal dengan punya usaha kecil-kecilan miliknya sendiri.
Baca juga: NTT Diterjang Bencana, Gubernur Laiskodat Murka Copot Kepala BPBD dan Jemput Paksa Bupati
Camat Cimanggu, Hadi Fatoni mengatakan kami dari pihak kecamatan dan desa sudah mengajukan berbagai program buat Siti sebelum ada pemberitaan. "Bantuan pangan non Tunai BPNT sudah, PKH sudah, program Bantuan Sosial Perumahan Bersubsidi (BSPS) sudah kita programkan, Bantuan Rumah Tidak Layak Huni ( RTLH) sudah kita programkan dengan desa, proposal pengajuan ke Dinsos juga sudah kita ajukan, ke Swasta (PT. CSD) sudah dan lagi berproses," katanya.
(eyt)
Lihat Juga :