Tabanan Gempar, 2 Orang Terima Raskin Pulangnya Naik Mobil Toyota Terios

Kamis, 08 April 2021 - 17:14 WIB
loading...
Tabanan Gempar, 2 Orang...
Pembagian beras untuk rakyat miskin (Raskin) di Tabanan, Bali, digemparkan dengan hadirnya dua penerima dari keluarga kaya. Foto/Ilustrasi
A A A
TABANAN - Kegiatan pembagian beras untuk rakyat miskin (raskin) di Tabanan, Bali, gempar. pasalnya, ada dua warga yang usai menerima beras jatah itu pulang dengan naik mobil Toyota Terios.

Baca juga: Pencairan Bansos Sembako Dipercepat Jelang Puasa, Ada Beras Gratis 10 Kg

Kejadian itu sempat direkam seorang warga yang kemudian diunggah ke media sosial dan menjadi viral. "Lihat aja dulu cocok apa tidak ini dapat raskin. Pantesan bapak, ibuk ini berjalan ke selatan. Dimana ini turun beras miskinya . Begini sekarang penerima beras raskin. Beras raskin naik Terios. Kok berani pak buk, malu dong," begitu narasi di video itu.



Video berdurasi 58 detik itu memperlihatkan seorang laki-laki bersama perempuan paruh baya, yang diduga suami istri berjalan beriringan sambil masing-masing memanggul sekarung beras .

Baca juga: Lagi Asyik Berhubungan Seks, Puluhan Pasangan di Tasikmlaya Ini Kaget Digerebek Petugas

Langkah kedua orang itu akhirnya terhenti di mobil Terios warna putih yang diparkir agak jauh. Si perempuan terlebih dulu membuka pintu tengah mobil untuk memasukkan beras , disusul si laki-laki.

Sontak, unggahan video itu viral dan sampai kini telah disebarkan ulang ratusan kali oleh berbagai pemilii akun. Ribuan komentar pun muncul mulai dari hujatan hingga kecaman kepada dua penerima raskin dan aparat yang dinilai kecolongan.

Baca juga: Terima Gaji Pertama, Bupati Gunung Kidul Traktir Makan 1.000 Tukang Sapu dan THL

Kepala Dinas Sosial Tabanan, I Nyoman Gede Gunawan yang dikonfirmasi mengakui jika ada pembagian raskin di lima desa di Kecamatan Baturiti, Senin (5/4/2021). "Yang viral itu kejadiannya di Desa Perean Tengah," katanya.

Menurut Gunawan, penelusuran masih dilakukan untuk memastikan kedua orang yang ada di video itu merupakan penerima program PKH (progam keluarga harapan) atau tidak.

Jika nantinya terbukti keduanya bukan sebagai penerima , akan ada sanksi. "Nanti KKS (kartu kesejahteraan sosial)-nya bisa dibekukan. Lewat bank kemudian diteruskan ke pusat," ujar Gunawan.
(eyt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hari Bumi, PLN Indonesia...
Hari Bumi, PLN Indonesia Power UBP Bali Tanam 1.000 Pohon dan Resmikan Sistem Air Bersih
SAR Gabungan Temukan...
SAR Gabungan Temukan Ibu dan Bayi Korban Terseret Arus Sungai Jemanik Tabanan
Bansos Bencana untuk...
Bansos Bencana untuk Sumatera Rp600 Miliar Siap Disalurkan, Kebutuhan Rp2 Triliun
Bansos Pakai DTSEN,...
Bansos Pakai DTSEN, Komisi IV Kota Bogor Minta Penyaluran Tepat Sasaran
Peduli Warga Prasejahtera,...
Peduli Warga Prasejahtera, Ocean Dental Bagikan Beras di Wilayah Operasional
Peruri Dukung Banyuwangi...
Peruri Dukung Banyuwangi Jadi Pelopor Digitalisasi Bansos di Kancah Nasional
Digitalisasi Bansos...
Digitalisasi Bansos Diperluas ke 42 Daerah Mulai Juni 2026, Begini Penjelasan Komdigi
Prabowo Instruksikan...
Prabowo Instruksikan Sinkronisasi Data Bansos, 88 Daerah Jadi Prioritas Pengentasan Kemiskinan
49 Pendamping PKH Diberhentikan...
49 Pendamping PKH Diberhentikan Akibat Pelanggaran Penyaluran Bansos
Rekomendasi
PENAS XVII 2026 Jadi...
PENAS XVII 2026 Jadi Magnet Investasi Agribisnis, KTNA dan FERACO Perkuat Kolaborasi Industri dan Teknologi Pangan Nasional
Ikut Audisi Miss Indonesia...
Ikut Audisi Miss Indonesia 2026, Wakil dari Sumut Ini Ingin Menginspirasi Perempuan Indonesia
Meski IRGC Tutup Selat...
Meski IRGC Tutup Selat Hormuz, Perundingan Damai AS dan Iran Digelar di Swiss
Berita Terkini
Pramono Bangun Pedestrian...
Pramono Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas untuk Tingkatkan Konektivitas
Kadishub DKI Sangkal...
Kadishub DKI Sangkal Anak Buahnya Minta Duit Rp250 Ribu ke Ojol yang Motornya Diangkut
Gempa Magnitudo 4,1...
Gempa Magnitudo 4,1 Kembali Guncang Sigi, BMKG Catat 1.163 Gempa Susulan Pascagempa M6,7
Kasus Pemuda Tewas di...
Kasus Pemuda Tewas di Selokan Mustikajaya: 4 Orang Ditangkap, Motif Digali Polisi
Dukung Rumah Pastori...
Dukung Rumah Pastori GPdI Eklesia Amban, Kemenag Komitmen Pembangunan Sarana Keagamaan
Aktivitas Gunung Anak...
Aktivitas Gunung Anak Krakatau Meningkat, Masyarakat Diimbau Waspada
Infografis
6 Brigjen Naik Pangkat...
6 Brigjen Naik Pangkat Jadi Mayjen TNI usai Dapat Promosi Jabatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved