Ratusan Praja IPDN Jatinangor Jalani Vaksinasi COVID-19
Rabu, 07 April 2021 - 17:11 WIB
loading...
A
A
A
Proses pelaksanaan vaksinasi di IPDN ini diawali dengan proses administrasi data peserta vaksinasi, kemudian peserta vaksin akan menuju meja selanjutnya untuk melakukan pengecekan suhu tubuh, tensi dan lain-lain, setelahnya peserta akan menuju meja pemberian vaksin. Baca: Geger, Pria 67 Tahun Ditemukan Tewas Tergantung d Pohon Nangka.
Vaksinator pada proses vaksinasi ini merupakan tenaga kesehatan gabungan, yang berasal dari Kemenkes, Kemendagri, Dinas Kesehatan Provinsi, Dinas Kesehatan Kabupaten Sumedang, Poliklinik IPDN, Poliklinik LAN, Poliklinik PPSDM dan Ikatan Apoteker Indonesia.
"Pada hari pertama, penerima vaksin yakni muda praja dan sebagian ASN IPDN. Hari kedua, madya praja dan ASN IPDN, terakhir satuan praja utama, ASN di PPSDM, Puslatbang dan ASN IPDN yang tidak sempat hadir pada hari pertama maupun kedua. IPDN secara bertahap akan melakukan proses vaksinasi tidak hanya di IPDN kampus pusat tapi juga di IPDN kampus daerah,” tukasnya.
Meskipun telah mendapatkan vaksin, Rektor IPDN mengimbau agar seluruh penerima vaksin dapat tetap bertanggung jawab dalam menjaga protokol kesehatan. Baca Juga: Minta Dinikahi karena Hamil, Gadis di Palembang Justru Dianiaya Pacar.
Vaksinator pada proses vaksinasi ini merupakan tenaga kesehatan gabungan, yang berasal dari Kemenkes, Kemendagri, Dinas Kesehatan Provinsi, Dinas Kesehatan Kabupaten Sumedang, Poliklinik IPDN, Poliklinik LAN, Poliklinik PPSDM dan Ikatan Apoteker Indonesia.
"Pada hari pertama, penerima vaksin yakni muda praja dan sebagian ASN IPDN. Hari kedua, madya praja dan ASN IPDN, terakhir satuan praja utama, ASN di PPSDM, Puslatbang dan ASN IPDN yang tidak sempat hadir pada hari pertama maupun kedua. IPDN secara bertahap akan melakukan proses vaksinasi tidak hanya di IPDN kampus pusat tapi juga di IPDN kampus daerah,” tukasnya.
Meskipun telah mendapatkan vaksin, Rektor IPDN mengimbau agar seluruh penerima vaksin dapat tetap bertanggung jawab dalam menjaga protokol kesehatan. Baca Juga: Minta Dinikahi karena Hamil, Gadis di Palembang Justru Dianiaya Pacar.
(nag)
Lihat Juga :