Sarjana TI Tembus 400 Ribu Pertahun, Mayoritas Belum Penuhi Kebutuhan Industri

Senin, 05 April 2021 - 09:39 WIB
loading...
Sarjana TI Tembus 400...
Sarjana TI Tembus 400 Ribu Pertahun, Mayoritas Belum Penuhi Kebutuhan Industri. Foto/MPI/Arif Budianto
A A A
BANDUNG - Mayoritas lulusan teknik informatika (TI) di Indonesia belum mampu memenuhi kebutuhan kalangan industri yang bergerak pada bidang teknologi informasi. Padahal, jumlah lulusan TI setiap tahunnya cukup besar.

CEO Dicoding Indonesia Narenda Wicaksono mengaku, setiap tahunnya Indonesia memiliki lulusan sarjana atau sekolah kejuruan TI tak kurang dari 400.000 orang.

Mereka dihasilkan dari ratusan perguruan tinggi serta sekolah kejuruan program studi TI.

Sayangnya, mayoritas lulusan TI belum memenuhi kualifikasi sumber daya manusia (SDM) yang dibutuhkan industri saat ini.

"Tapi apakah mereka sudah memenuhi syarat, belum. Hanya sedikit yang memenuhi syarat sebagaimana kebutuhan industri saat ini," kata Narenda.

Padahal, menurut dia, kebutuhan terhadap SDM TI di Indonesia diperkirakan mencapai 200.000 orang per tahun.

Jumlah tersebut akan terus bertambah, seiring perkembangan teknologi informasi yang kian pesat. Beberapa yang dibutuhkan misalnya SDM yang mampu menggarap bidang artificial intelligence dan back end developer.

Oleh karenanya, kata dia, berbagai sarana untuk menunjang keahlian lulusan TI sangatlah dibutuhkan. Baik dalam bentuk sarana pelatihan, sertifikasi, atau kegiatan yang mampu mendorong lulusan TI lebih kreatif menyalurkan bakatnya.

Sementara itu, untuk mendorong lahirnya SDM kreatif di bidang IT, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) menggelar event Baparekraf Developer Day (BDD) pada 3 April 2021 di Bandung.

Event ini digelar untuk mengembangkan ekosistem developer aplikasi yang berkualitas. BDD merupakan event yang bertujuan mengasah kemampuan teknis pengembang aplikasi di Indonesia.

Mempertemukan para pelaku dan praktisi di industri digital kreatif dengan para developer dalam sebuah sesi transfer pengetahuan dengan standar industri.

“Ekonomi digital merupakan salah satu sektor yang bertumbuh di masa pandemi. Makanya kami terus mendorong ekosistem developer lokal, sehingga tercipta sinergi antara pemerintah, industri, akademisi, dan komunitas developer,” jelas Deputi Bidang Aplikasi dan Tata Kelola Ekonomi Digital Kemenparekraf/Baparekraf Muhammad Neil El Himam.

Khusus tahun ini, terdapat empat pilihan track yang tersedia, yakni Android Track, Web Track, Machine Learning Track dan Back-End Developer Track.

Pada tahun 2020, BDD telah ditonton lebih dari 130 ribu kali melalui kanal youtube Baparekraf Developer Day.

Baca juga: Ini Puluhan Produk Artisan Jawa Barat, Berkualitas Premium dan Patut Bersaing di Pasar Global

Sementara tahun ini, pihaknya memberikan fasilitasi kepada lebih dari 1.500 developer, untuk dua pilihan track, yakni Android dan Web.

Fasilitasi BDT tahun ini fokus untuk memastikan developer mencapai level expert. Para developer dapat mengikuti fasilitasi belajar secara gratis.

Baca juga: Sulitnya Operasi SAR Kapal Tabrakan di Indramayu, Tidak Ada Jaringan dan Angin Kencang

Peserta dibekali dengan materi, tutorial, latihan, pembelajaran berbasis proyek (project-based learning) dengan standar global, serta dukungan mentor, fasilitator dan forum diskusi online. Seluruh aktivitas dilakukan secara daring.
(boy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pemkot Tangerang Luncurkan...
Pemkot Tangerang Luncurkan Inovasi Pendidikan, Sachrudin: Teknologi dan Prestasi Harus Tumbuh Bersama
Bontang Lestari dan...
Bontang Lestari dan KIE Siap Jadi Magnet Baru Kaltim
Kaltim Tawarkan Industri...
Kaltim Tawarkan Industri Fatty Amine Rp1,88 Triliun di Bontang
Teknologi Crane Canggih...
Teknologi Crane Canggih Dipamerkan MHE di Cikarang
RT 11 Gandaria Utara...
RT 11 Gandaria Utara Punya Suara Malam Logat Betawi: Teknologi Jalan, Warga Tenang, Polda Metro Puji Inovasi
DDC 2026 Tegaskan Peran...
DDC 2026 Tegaskan Peran Manusia di Era Akselerasi AI
Bahlil Blak-blakan Terkait...
Bahlil Blak-blakan Terkait Isu Naiknya Harga Gas Industri di Jawa
PENAS XVII 2026 Jadi...
PENAS XVII 2026 Jadi Magnet Investasi Agribisnis, KTNA dan FERACO Perkuat Kolaborasi Industri dan Teknologi Pangan Nasional
Pendaftaran Pelatihan...
Pendaftaran Pelatihan Vokasi Batch 3 Resmi Dibuka, Kuotanya 20 Ribu Peserta
Rekomendasi
5 Peserta Meninggal...
5 Peserta Meninggal Dunia, Kemhan Evaluasi Latsarmil Calon Manajer Kopdes Merah Putih
Bukan Gelora E, Bukan...
Bukan Gelora E, Bukan Seres: E5 Plus Jadi Taruhan Terbesar DFSK Sepanjang Sejarah
Kemendagri dan DPR Sinergi...
Kemendagri dan DPR Sinergi Pemberdayaan Ormas untuk Percepat Kesejahteraan Masyarakat NTB
Berita Terkini
Bahas Kemajuan Desa...
Bahas Kemajuan Desa Nifasi Papua Tengah, Forum Diskusi Publik Digelar di Jaksel
Rotasi Polda Metro Jaya:...
Rotasi Polda Metro Jaya: Kapolres, Wakapolres, hingga Wadir Krimum
Skarbu Bikin Bundaran...
Skarbu Bikin Bundaran HI Bergelora, Jak Mania Kompak Nyanyikan Persija Ale
RT 11 Gandaria Utara...
RT 11 Gandaria Utara Luncurkan Jingle KomLing Mania, Lagu Edukasi yang Bikin Warga Semangat Pilah Sampah!
Gempa Magnitudo 5,6...
Gempa Magnitudo 5,6 Guncang Timur Laut Alor NTT
Jalan Jenderal Sudirman...
Jalan Jenderal Sudirman Ditutup Jelang Puncak HUT ke-499 Jakarta di Bundaran HI, Ini Titik Kantong Parkirnya
Infografis
Followers Tokyo Verdy...
Followers Tokyo Verdy Tembus Ratusan Ribu Usai Rekrut Arhan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved