Perhatian! Berita ini memuat konten dewasa.
Apakah anda sudah berusia 17 tahun atau lebih?

Rem Blong, 2 Gadis Cantik Asal Jombang Meregang Nyawa di Jalur Cangar

loading...
Rem Blong, 2 Gadis Cantik Asal Jombang Meregang Nyawa di Jalur Cangar
Kondisi di Jalur Cangar, penghubung Kota Batu menuju Pacet, Mojokerto.Foto/SINDOnews/Tritus Julan
MOJOKERTO - Jalur Cangar, yang menghubungan Kota Batu, menuju Pacet, Kabupaten Mojokerto, kembali makan korban jiwa. Dua gadis cantik tewas usai terlibat kecelakaan tunggal di jalur maut itu.

Baca juga: Tabrak Truk dengan Kecepatan Tinggi, Anggota Polres Batubara Tewas

Korban tewas yakni Fitriya Agreini (21) dan Roudatul Firdausiyah (21), warga Desa Gedangan, Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang. Keduanya meninggal dunia akibat mengalami luka parah usai sepeda motornya terlibat kecelakaan tunggal.

Kecelakaan maut itu terjadi Minggu (4/4/2021) sekitar pukul 10.30 WIB. Awalnya, sepeda motor Honda Vario bernomor polisi S 3787 YV yang ditumpangi keduanya, melaju dari arah Kota Batu, menuju Pacet, Mojokerto.





"Sepeda motor melaju dari atas, kemudian menabrak di tikungan itu," Relawan Welirang Rescue, Made Zakariya, saat di lokasi kejadian, Minggu (4/4/2021). Baca juga: Asyik Berhubungan Seks di Hotel, 5 Pasangan Bukan Suami Istri Diciduk Petugas Gabungan

Saat melintas di tikungan kawasan Obech Rafting, Kromong, diduga motor tersebut mengalami rem blong . Sepeda motor warna hitam itu lantas menabrak besi pembatas jalan. Kerasnya benturan hingga membuat kedua perempuan muda itu terpental.

"Sepertinya rem sepeda motor blong karena terlalu panas. Kemudian menabrak pembatas jalan. Korban terluka parah dan meninggal di lokasi," jelas Made.

Mendapati adanya kecelakaan , sejumlah petugas kepolisian dibantu potensi relawan dari ISM, Welirang Rescue dan RPAI yang selalu bersiaga di jalur maut itu langsung memberikan pertolongan. Namun sayangnya nyawa Fitriya dan Firdaus gagal diselamatkan.

Baca juga: Sumba Timur Gempar, Bendung Kambaniru Patah Warga Panik Berlarian Mengungsi



Sementara itu, Kapolsek Pacet AKP Toni Hermawan saat dikonfirmasi membenarkan adanya kecelakaan maut itu. Menurutnya, diduga kuat kecelakaan maut itu disebabkan sepeda motor yang dikendarai keduanya mengalami rem blong.

"Kemungkinan besar seperti itu, karena kalau dari arah atas biasanya los kontrol. Lebih jelasnya langsung ke unit Laka Satlantas Polres Mojokerto, kami tadi hanya mengamankan dan mengevakuasi ," ujarnya.

Saat ini, lanjut Toni, kedua jenazah korban kecelakaan itu sudah dievakuasi ke RS Sumber Glagah, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto. Pihak kepolisian juga telah menghubungi kedua keluarga korban kecelakaan.

"Sudah dievakuasi oleh petugas Polsek Pacet dan dibantu relawan, kita juga sudah komunikasi kan dengan pihak keluarga yang bersangkutan," tandas Toni.
(eyt)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top